My Buku Kuning Center : GUNUNG SEPERTI BULU BETERBANGAN:

Sunday, December 14, 2014

GUNUNG SEPERTI BULU BETERBANGAN:

Serial: 99 Perumpamaan LIVE Dalam Alquran (77):


Gunung-gunung Beterbangan Seperti Bulu
Oleh: Med HATTA


Pada ayat dari surah Alqari'ah gunung-gunung didiskripsikan seperti bulu-bulu yang dihambur-hamburkan, sedangkan pada ayat dari surah Alma'arij tidak diceritakan seperti itu, kecuali hanya disamakan seperti bulu-bulu saja. Maka jelas bahwa maksud perumpamaan pada surah Alqari'ah berbeda dengan apa yang dimaksud pada surah Alma'arij, sebagaimana dapat dijelaskan sebagai berikut: (My Buku Kuning)



Allah berfirman:

Artinya: "dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan)" (QS: 070 : 9).

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ (٥)  
Artinya: "dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan" (QS: 101: 5).


Gunung-gunung Beterbangan Seperti Bulu:
 
Kalimat "الْعِهْنُ", yaitu bulu yang dicat dengan warna merah, dan ada juga yang mengatakan bahwa bulu dicat dengan berwarna-warni. Sedangkan "الْمَنْفُوشِ", ialah bercerai-berai dari bagian-bagiannya. Dan gunung-gunung diumpamakan seperti bulu yang dihambur-hamburkan; karena sifat gunung-gunung seperti diceritakan Alquran pada surah Fathir, Allah berfirman: 


وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ (فاطر)

Artinya: "Dan dari gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat" (QS: 035: 27).


Jelas bahwa gunung-gunung itu beraneka macam warna oleh karakter batu dan tumbuh-tumbuhan yang ada dipermukaannya, dan demikian pula bulu-bulu yang beraneka macam warnanya pula. Adalah keduanya diserupakan pada kedua ayat kajian di atas dari segi coraknya, kemudian disamakan lagi pada sisi lain, yaitu bahwa apabila dihamburkan maka gunung-gunung itu akan berterbangan di atas udara seperti bulu-bulu yang berhamburan.


Dua ayat kajian dari surah Alma'arij dan surah Alqari'ah, Alquran bercerita tentang keadaan gunung-gunung pada hari kiamat, Allah berfirman:
 
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ

Artinya: "dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan)


وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ

Artinya: "dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan";


Pada ayat dari surah Alqari'ah gunung-gunung didiskripsikan seperti bulu-bulu yang dihambur-hamburkan, sedangkan pada ayat dari surah Alma'arij tidak diceritakan seperti itu, kecuali hanya disamakan seperti bulu-bulu saja. Maka jelas bahwa maksud perumpamaan pada surah Alqari'ah berbeda dengan apa yang dimaksud pada surah Alma'arij, sebagaimana dapat dijelaskan sebagai berikut:


Surah Alqari'ah; seperti namanya sebagai "dentuman dahsyat", yaitu pergesekan dua benda dengan keras sehingga mengeluarkan suara yang amat dahsyat. Maka sangat sesuai dengan peristiwa yang mencekam pada saat yang digambarkannya itu, seperti kepanikan global yang membuat manusia berhamburan, lemah, hina seperti kupu-kupu yang beterbangan tak tentu arah, begitu pula gunung-gunung lepas dari akarnya dan beterbangan seperi bulu yang dihambur-hamburkan, sebagaimana telah dijelaskan. Dan penulis masih akan kembali kepada tema serupa pada kajian-kajian berikutnya di buku ini.


Adapun surah Alma'arij; yaitu Allah SWT menceritakan sisi lain dari pertiwa yang mencekam pada hari itu juga, yang oleh Alquran disifatinya sebagai hari yang amat panjang, Allah berfirman:
 
فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ (المعارج)

Artinya: "dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun" (QS: 070 : 4);


Sepanjang waktu itu cukup bisa merubah langit dan warnanya seperti larutan tembaga yang menggumpal dan berwarna merah; sebagaimana dapat menghilangkan keseimbangan gunung-gunung dan melepaskan dari akar-akarnya sehingga menjadi ringan dan berterbangan di atas udara seperti bulu yang berwana-warni. Maka langit diserupakan seperi larutan tembaga dan gunung-gunung disamakan dengan bulu, sebagaimana dijelaskan secara gamblang pada ayat ke 8-9 dari surah Alma'arij. Allah berfirman:
 
يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ، وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ (المعارج)

Artinya: "pada hari ketika langit menjadi seperti cairan tembaga; dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan)" (QS: 070 : 4);


KAJIAN SELANJUTNYA:


  • (78) GUNUNG MELAYANG DI ATAS UDARA
  • (79) ANGIN MENGANDUNG HAWA DINGIN
  • (80) HUJAN MENUMBUHKAN TANAMAN MENGAGUMKAN
  • (81) AIR HUJAN MENUMBUHKAN TANAMAN BERBEDA-BEDA
  • (82) TANAH DI ATAS BATULICIN DITIMPA HUJAN LEBAT

KAJIAN SEBELUMNYA : 


KLIK: My Buku Kuning Collection
Post a Comment

歓迎 | Bienvenue | 환영 | Welcome | أهلا وسهلا | добро пожаловать | Bonvenon | 歡迎

{} Thanks For Visiting {}
{} شكرا للزيارة {}
{} Trims Tamu Budiman {}


MyBukuKuning Global Group


KLIK GAMBAR!
Super-Bee
Pop up my Cbox
Optimize for higher ranking FREE – DIY Meta Tags! Brought to you by ineedhits!
Website Traffic

flagcounter

Free counters!

ADVERTISING BUSINESS

My AliExpress



I K L A N | KLIK FOTO


OWNER INFO PENERIMAAN SANTRI BARU

My Buku Kuning Global FB

BOOK FAIR ONLINE 2013

Book Fair Online

KARYA TERAKHIR PENULIS

KARYA TERAKHIR PENULIS
@ Keajaiban Angka dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, Agustus 2010, ISBN: 978-979-1234-77-1 (BESTSELLER)
@ Mukjizat Pengobatan Herbal dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, 2011, ISBN: 978-979-1234-78-8

Islamic Finder




Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year

Google+ Badge

My Buku Kuning Search

Loading