My Buku Kuning Center : SEMBILAN BELAS ALGOJO NERAKA SAQAR:

Saturday, December 27, 2014

SEMBILAN BELAS ALGOJO NERAKA SAQAR:

Serial: 99 Perumpamaan LIVE Dalam Alquran (19):


Algojo Jahannam 19 Malaikat
Oleh: Med HATTA


Empat (4) ayat agung dari surah Almudattsir di atas bercerita tentang penjaga (algojo) Jahannam yang berjumlah sembilan belas (19) malaikat di bawah komando malaikat Azzabaniah yang berperawakan raksasa, angker dan sangat kasar perilakunya, mereka tidak pernah durhaka kepada Allah dan selalu melaksanakan segala apa yang diperintahkan Allah kepadanya. Allah menyebutkan angka 19 hanya sekali saja di dalam Alquran, yaitu menceritakan tentang malaikat 'algojo' Jahannam: "Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)". Nah, apakah maksud angka 19 itu?
(My Buku Kuning)




Allah berfirman:
وَمَا أَدْرَاكَ مَا سَقَرُ، لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُ، لَوَّاحَةٌ لِلْبَشَرِ، عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ، وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلا مَلائِكَةً وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا وَلا يَرْتَابَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْمُؤْمِنُونَ وَلِيَقُولَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ وَالْكَافِرُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلا كَذَلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلا هُوَ وَمَا هِيَ إِلا ذِكْرَى لِلْبَشَرِ (المدثر)


Artinya: "Dan tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?; Ia (Saqar itu) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan; yang menghanguskan kulit manusia; Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga); dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi al-kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia" (QS: 074: 27-31).



Tahukah Kamu Apakah Saqar Itu:

Menurut mayoritas ulama tafsir bahwa Saqar itu adalah nama dari salah satu tingkatan atau pintu-pintu neraka, yaitu terdiri dari 7 pintu, sebagaimana dalam firman Allah:
لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ (الحجر)

Artinya: "(Jahannam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka" (QS: 015: 44).



Adapun pintu-pintu Jahannam itu dan golongan-golongan penghuninya, adalah sebagai berikut:

Pertama, Neraka Jahannam: Merupakan pintu utama neraka, kata sebagian ulama: Jahannam adalah nama umum untuk semua neraka. Allah berfirman:
وَجِيءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الإِنسَانُ وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى (الفجر)

Artinya: "dan pada hari itu diperlihatkan mereka neraka Jahannam, pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu" (QS: 089: 23).


Kedua, Neraka Ladha: Adalah neraka yang dikenal dengan pengelupas kulit kepala, dan menampung orang-orang yang tidak menerima ajaran tauhid, dan menolak agama yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW.

Ketiga, Neraka Saqar: Disebut Saqar karena daya bakarnya yang menghanguskan dan tidak menyisakan apa saja yang disentuhnya. Kata Attsa'labi: Ia tidak menyisakan tulang-belulang, daging dan darah sedikitpun kecuali dibakar habiskannya. Sebagaimana dijelaskan ayat kajian.

Keempat, Neraka Alhuthamah: Adalah neraka yang tergolong sadis, di mana api azabnya senantiasa berkobar-kobar dan korbannya sampai ke jantungnya, sebagaimana firman Allah:
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الحُطَمَةُ، نَارُ اللَّهِ المُوقَدَةُ، الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأَفْئِدَةِ (الهمزة)

Artinya: "Dan tahukah kamu apakah (neraka) Huthamah itu?; (Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan; yang (membakar) sampai ke hati" (QS: 104: 5-7).



Neraka Huthamah ini pula yang memiliki gaya bakar yang unik, dimana korban akan dibakarnya dari telapak kakinya dan tembus ke jantungnya, serta senantiasa melemparkan bunga-bunga api yang besar dan beriring-iringan. Allah berfirman:
إِنَّهَا تَرْمِي بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِ، كَأَنَّهُ جِمَالَةٌ صُفْرٌ (المرسلات)

Artinya: "Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana; seolah-olah ia iringan unta yang kuning" (QS: 077: 32-33).


Kelima, Aljahim: Disebut Jahim karena belenggu-belenggu azabnya yang berat, setiap belenggu lebih berat daripada bola dunia. Allah berfirman:
إِنَّ لَدَيْنَا أَنكَالاً وَجَحِيماً (المزمل)

Artinya: "Sungguh, di sisi Kami ada belenggu-belenggu (yang berat) dan neraka yang menyala-nyala" (QS: 073: 12).


Keenam, Neraka Assa'ir: Di dalam neraka sa'ir ini terdapat 300 bangunan, pada setiap bangunan terdapat 300 sekat, dan di dalam setiap sekat terdapat 300 jenis azab. Dan di dalamnya terdapat ular-ular berbisa, kalejengking, pengikat, rantai dan belenggu, serta di dalamnya terdapat pula satu lubang yang dinamakan lubang kesedihan, yang tiada azab yang lebih pedih di neraka darinya, jika penutup lubang itu terbuka niscaya bersedihlah semua penduduk neraka dengan kesedihan yang sangat dalam.

Ketujuh, Neraka Alhawiyah: Neraka inilah yang paling bawah tingkatannya, jika korban masuk ke dalamnya maka ia tidak akan keluar lagi selamanya. Di dalam neraka ini terdapat satu sumur yang disebut dengan sumur Alhabhab, jika penutup sumur itu dibuka niscaya akan keluar lidah api yang sangat dahsyat jilatannya. Allah berfirman:
وَمَن يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ المُهْتَدِ وَمَن يُضْلِلْ فَلَن تَجِدَ لَهُمْ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِهِ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ القِيَامَةِ عَلَى وَجُوهِهِمْ عُمْياً وَبُكْماً وَصُماًّ مَّأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَاهُمْ سَعِيراً (الإسراء).

Artinya: "Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk, dan barangsiapa Dia sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka selain Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat dengan wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahannam, setiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka (Sa'ir)" (QS: 017: 97).



Sebagaimana di dalam neraka paling buntut ini terdapat pula sebuah gunung dari api, dimana akan disungkurkan muka semua musuh-musuh Allah di atasnya dengan kedua tangan dan kedua kakinya dibelenggukan ke leher mereka, sedangkan malaikat Zabaniah berdiri dihadapannya dengan memegang cambuk dari besi, jika dicambukkan keepada salah satu penduduk neraka ini niscaya teriakannya akan terdengan oleh seluruh penghuni neraka dari jin dan manusia. Gunung ini disebutkan di dalam surah Almudattsir, Allah berfirman:
سَأُرْهِقُهُ صَعُوداً (المدثر)

Artinya: "Aku akan membebaninya dengan pendakian yang melelahkan" (QS: 073: 17).



Neraka yang paling bawah inilah yang telah dijanjikan kepada orang-orang munafik, Allah berfirman:
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا (النساء).

Artinya: "Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan paling bawah dari neraka" (QS: 004: 145).



Semua jenis neraka yang telah disebutkan di atas memiliki karakter dan ciri khas masing-masing, tetapi semuanya tidak ada yang direkomendasikan untuk dijajal, bahkan kita seharusnya memohon setiap saat kepada Allah agar dijauhkan dari neraka-neraka mengerikan itu.

Algojo Jahannam 19 Malaikat:

Empat ayat agung dari surah Almudattsir di atas bercerita tentang penjaga (algojo) Jahannam yang berjumlah sembilan belas (19) malaikat di bawah komando malaikat Azzabaniah yang berperawakan raksasa, angker dan sangat kasar perilakunya, mereka tidak pernah durhaka kepada Allah dan selalu melaksanakan segala apa yang diperintahkan Allah kepadanya. Allah menyebutkan angka 19 hanya sekali saja di dalam Alquran, yaitu menceritakan tentang malaikat 'algojo' Jahannam: "Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)". Nah, apakah maksud angka 19 itu? Penulis tidak ingin berspekulasi sebagaimana yang banyak dilakukan oleh orang-orang yang mengatakan tentang Alquran yang bukan maksudnya, wal'iyadzubillah. Karena Allah SWT telah menjawabnya langsung pada ayat berikutnya dan berfirman:

Artinya: "dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya".

Ayat kajian menjelaskan langsung bahwa penyebutan angka 19 itu mengandung rahasia besar, yaitu sebagai cobaan bagi orang-orang kafir dan meyakinkan kepada orang-orang yang diberi Alkitab, serta menjadi sarana efektif untuk memperkokoh kualitas takwa orang-orang yan beriman. Akan tetapi apakah jumlah malaikat penjaga Jahannam benar-benar 19 ril sehingga dijadikan Allah sebagai perumpamaan itu?

Maka Allah kembali menjawab langsung di dalam Alquran pada ayat kajian yang menjelaskan bahwasanya jumlah penjaga Jahannan adalah kesatuan malaikat yang menjadi tentara-tentara Allah yang jumlahnya jauh lebih besar daripada yang manusia bisa prediksikan, bahkan tiada seorang pun yang mengetahui jumlah sesungguhnya kecuali Allah SWT: "dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri".

Kemudian Allah menegaskan bahwa penyebutan angka 19 bagi malaikat penjaga neraka itu adalah media peringatan, agar manusia meyakini bahwa Alquran itu adalah benar segala apa yang diceritakannya: "dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia".

Algojo Jahannam adalah malaikat-malaikat yang menjaga Jahannam, mereka berdiri di depan pintu-pintunya dan melakukan penyiksaan terhadap penghuni-penghuninya. Sebagaimana pada ayat kajian dan masih banyak ayat-ayat di dalam Alquran yang menceritakan sifat-sifat mereka, seperti firman Allah:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ (التحريم)

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan patung, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (QS: 066: 6);

وَقَالَ الَّذِينَ فِي النَّارِ لِخَزَنَةِ جَهَنَّمَ ادْعُوا رَبَّكُمْ يُخَفِّفْ عَنَّا يَوْمًا مِنَ الْعَذَابِ (غافر)

Artinya: "Dan orang-orang yang ada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: Mohonkanlah kepada Tuhanmu agar Dia menringankan azab atas kami sehari saja" (QS: 040: 49);

وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ (الزخرف)

Artinya: "Dan mereka berseru: Wahai (malaikat) Malik! Biarlah Tuhanmu mematikan kami saja. Dia menjawab: Sungguh, kamu akan tetap tinggal (di dalam neraka ini)" (QS: 043: 77).



Azab Neraka Yang Amat Pedih:

Allah SWT tidak menciptakan manusia sia-sia, dan tidak juga membiarkannya begitu saja, tetapi Dia telah mempersiapkan untuk setiap individu berada di antara dua tempat dan akan kekal di salah satu tempat itu. Perjalanan akhir setiap manusia adalah akan kekal, kalau bukan di surga yang luasnya seperti dimensi langit dan bumi, atau menjadi penghuni tetap neraka yang telah disiapkan untuk orang-orang kafir.

Neraka adalah tempat yang dipersiapkan oleh Allah SWT untuk orang-orang kafir, yaitu tempat penyiksaan dimana akan dipenjarakan di dalamnya orang-orang yang jahat, sebagai tempat yang paling terhina dan kerugian yang terbesar. Sebagaimana firman Allah:

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ذَلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ (التوبة)

Artinya: "Tidakkah mereka (orang-orang munafik) mengetahui bahwa barangsiapa menentang Allah dan rasul Nya, maka sesungguhnya neraka Jahannamlah baginya, dan kekal di dalamnya, itulah kehinaan yang besar" (QS: 009: 63).



Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang mengetahui bagaimana pedihnya azab Jahannam itu, Allah SWT hanya menggambarkan beberapa kondisi saja seperti menceritakan keadaan sebagian hamba Nya yang senantiasa meminta kepada Nya perlindungan dari Jahannam dan kepedihan azabnya, Allah berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا (الفرقان)

Artinya: "Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahannam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal" (QS: 025: 65).


هَذَا وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ، جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ، هَذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ (ص)

Artinya: "Beginilah (keadaan neraka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang durhaka pasti (disediakan) tempat kembali yang buruk; (yaitu) neraka Jahannam yang mereka masuki, maka itulah seburuk-buruk tempat tinggal; Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin" (QS: 009: 63).



Dahsyatnya Api Jahannam:

Salah satu sifat api neraka adalah panasnya yang sangat dahsyat, asapnya amat besarnya serta percikan bola-bola apinya yang besar, Allah berfirman:
فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ، وَظِلٍّ مِنْ يَحْمُومٍ، لَا بَارِدٍ وَلَا كَرِيم (الواقعة).

Artinya: "(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih; dan naungan asap yang hitam; tidak sejuk dan tidak menyenangkan" (QS: 056: 42-44).

Kata iman Alqurthubi: "سَمُومٍ", yaitu angin yang sangat panas yang menggerogoti sekujur badan. Dan "حَمِيمٍ", yaitu air amat panas mendidih yang mencapai puncak panasnya hingga melumat hati para korban Jahannam dan merebus tubuh mereka dengan panas yang mendidih, sebagaimana firman Allah:

وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ

Artinya: "dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong" (QS: 047: 15).



Kasus-kasus Yang Menyebabkan Masuk Jahannam:

Adapun kasus-kasus yang dapat menjebloskan korban masuk ke dalam neraka Jahannam melaluii ketujuh pintunya yang luas, dapat disebutkan antara lain sebagai berikut:

Kasus Pertama: Kekafiran dan syirak (mempersekutukan Allah), Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنَادَوْنَ لَمَقْتُ اللَّهِ أَكْبَرُ مِنْ مَقْتِكُمْ أَنْفُسَكُمْ إِذْ تُدْعَوْنَ إِلَى الإِيمَانِ فَتَكْفُرُونَ (غافر)

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang kafir, kepada mereka (pada hari kiamat) diserukan: Sungguh, kebencian Allah (kepadamu) jauh lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri, ketika kamu diseru untuk beriman lalu kamu mengingkarinya" (QS: 040: 10).

الَّذِينَ كَذَّبُوا بِالْكِتَابِ وَبِمَا أَرْسَلْنَا بِهِ رُسُلَنَا فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ، إِذِ الْأَغْلَالُ فِي أَعْنَاقِهِمْ وَالسَّلَاسِلُ يُسْحَبُونَ، فِي الْحَمِيمِ ثُمَّ فِي النَّارِ يُسْجَرُونَ (غافر)

Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang mendustakan kitab (Alquran) dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui; ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret; ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api" (QS: 040: 70-72).



Kasus Kedua: Karena tidak melaksanakan syariat agama, Allah berfirman:
مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ، قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ، وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ، وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ، وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ، حَتَّى أَتَانَا الْيَقِينُ (المدثر)

Artinya: "Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?; Mereka menjawab: Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanan shalat; dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin; bahkan kami biasa membincang (untuk tujuan yang batil), bersama orang-orang yang membicarakannya; dan kami mendustakan hari pembalasan; sampai datang kepada kami keyakinan" (QS: 074: 42-47).



Kasus Ketiga: Hal yang dapat membuat orang mendapatkan azab pedih dalam Jahannam adalah mengikuti pemimpin-pemimpin zalim dan orang-orang sombong yang mengajak durhaka kepada Allah SWT. Allah berfirman:
وَقَيَّضْنَا لَهُمْ قُرَنَاءَ فَزَيَّنُوا لَهُمْ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ (فصلت)

Artinya: "Dan Kami tetapkan bagi mereka tman-teman (setan) yang memuji-muji apa yang ada dihadapan dan dibelakang mereka" (QS: 041: 25).



Kasus Keempat: Kemunafikan yang akan menjadikan orang kekal dalam Jahannam. Allah berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا هِيَ حَسْبُهُمْ وَلَعَنَهُمُ اللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُقِيمٌ (التوبة)

Artinya: "Allah menjanjikan (mengancam) orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam. Cukuplah (neraka) itu bagi mereka, Allah melaknat mereka, dan mereka mendapat azab yang kekal" (QS: 009: 68).

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ (النساء)

Artinya: "Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka" (QS: 004: 145).



Kasus Kelima: Ketakabburan, Allah berfirman:
وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (الأعراف)

Artinya: "Tetapi orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya" (QS: 007: 36).



Secara garis besar, kasus-kasus utama yang menyebabkan orang harus mendekam di dalam Jahannam di hari kiamat adalah: Kafir, dengki, bohong, khianat, zalim, jahat, memutuskan silaturrahim, durhaka kepada orang tua, takut dari jihad di jalan Allah, kikir, ria, pasimis dari rahmat Allah, melindungi kejahatan, kalah dari musibah, menghina ayat-ayat Allah dan hukum-hukum Nya, menyembunyikan ilmu, membunuh jiwa yang tidak berdosa dengan sengaja, pelaku riba, pelaku zina, memakan harta anak yatim, menuduh perempuan yang baik-baik melakukan perbuatan tidak senonoh tanpa dasar,,,, dan lain sebagainya dari dosa-dosa besar dan kesalahan-kesalahan yang disengaja.

Kami bermohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari jahannam dan azabnya. Amin!


KAJIAN SELANJUTNYA :

KAJIAN SEBELUMNYA :


My Buku Kuning Collection
Post a Comment

歓迎 | Bienvenue | 환영 | Welcome | أهلا وسهلا | добро пожаловать | Bonvenon | 歡迎

{} Thanks For Visiting {}
{} شكرا للزيارة {}
{} Trims Tamu Budiman {}


MyBukuKuning Global Group


KLIK GAMBAR!
Super-Bee
Pop up my Cbox
Optimize for higher ranking FREE – DIY Meta Tags! Brought to you by ineedhits!
Website Traffic

flagcounter

Free counters!

ADVERTISING BUSINESS

My AliExpress



I K L A N | KLIK FOTO


OWNER INFO PENERIMAAN SANTRI BARU

My Buku Kuning Global FB

BOOK FAIR ONLINE 2013

Book Fair Online

KARYA TERAKHIR PENULIS

KARYA TERAKHIR PENULIS
@ Keajaiban Angka dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, Agustus 2010, ISBN: 978-979-1234-77-1 (BESTSELLER)
@ Mukjizat Pengobatan Herbal dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, 2011, ISBN: 978-979-1234-78-8

Islamic Finder




Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year

Google+ Badge

My Buku Kuning Search

Loading