My Buku Kuning Center : SUNGGUH GODAANNYA (Perempuan) AMAT DAHSYAT

Tuesday, June 12, 2018

SUNGGUH GODAANNYA (Perempuan) AMAT DAHSYAT


BANYAK anggapan mengatakan bahwa sanya perempuan itu lebih cerdas dan godaannya lebih dahsyat dari lelaki, meski ada juga studi yang menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan tingkat kecerdasan antara kedua jenis itu. Bahkan ada pula studi berbeda yang memetakan bahwa seorang gadis lebih cerdas dari seorang perjaka, sedangkan suami lebih cerdas dari isteri. Dan tentu kita tidak akan masuk kedalam diskusi ilmiah yang panjang mengenai masalah ini. (Lihat: Sambungan)



Sebagai ilustrasi dan bahan renungan saja, saya ingin menceritakan di sini tiga kisah menarik yang menggambarkan tentang skil/kecerdasan seorang suami dalam mengatasi perilaku istrinya, dan setelah itu kita bebas mengambil kesimpulan masing-masing:

PERTAMA: Seorang suami memfaatkan emosional istrinya dengan syair-syair cintanya yang mematikan, kebiasaan memuji kecantikan, kefeminiman dan kedewasaan istriya untuk meluluhkan hatinya dan sekaligus usaha memanimalisir tuntutan kewanitaannya,,, suatu saat si istri bertanya padanya: Menurut kita daeng, kado apa yang paling bagus saya berikan pada teman saya di hari pernikahannya besok?

Jawab suami: Itu teman ta kah, mo tampil yang paling cantik ga di hari pengantinnya? Tentu saja iya, dan bahkan ia sendiri pernah bilang sama saya kalo ia mo tampil sebagai pengantin paling cantik se jagad (jelas istrinya semangat)...

Kalau begitu (kata suami): Lebih baik kamu tidak usah datang saja karena kamu pasti akan nampak lebih cantik dari dia dan mengalahkannya kasian. Istri langsung saja senyum-senyum malu, memerah pipinya, tersanjung, dan spontan memberi sun hangat pada suaminya,,, Dan benar juga, ia membatalkan kehadirannya di pesta temannya tersebut...

Kata-kata sederhana suami itu berbekas dalam di hati istri hingga tidak henti-henti ia bercerita pada teman-temannya, melahirkan puluhan status di wall FB, WA dan Instagram, bahkan setiap kesempatan ia bercerita pada keluarganya bahwa suaminya sangat mencintainya...

Di sisi lain, suami berhasil menekan pengeluaran salon, baju pasta dan uang kado. Ini disebut KECERDASAN alami.

KEDUA: Penulis ada teman orang Maroko, akrab sekali dengan dia dan istrinya juga, bahkan sering mendengarkan curhatan dari kedua belah pihak,,, ala kulli hal, pasangan teman penulis ini memiliki kebiasaan buruk, yaitu setiap mereka selisih paham/berkelahi, istri selalu minta di CERAI dan itu sering sekali terjadi, serta keduanya curhat sama penulis. Terakhir, penulis berikan saran pada suami jika masih terulang lagi istrinya minta CERAI...

Hingga suatu saat mereka berantam heboh, keduanya tersulut emosi yang tidak terkendali, si istri kembali mengeluarkan senjata pemungkasnya minta diCERAIKAN saja. Dan suamipun marah besar. Lalu,,, suami mengambil kertas dan pulpen, menulis di kertas, selanjutnya kertas itu di gulung-gulung dan dilemparkan ke muka istrinya mengatakan: ambil ini yang kamu minta... Dan berlalu pergi keluar dari rumah....

Melihat itu, istrinya panik stadium4, ia meminta maaf, merayu-rayu suami agar menarik kata CERAINYA dan segala macam bujukan,,, tetapi suami tdk menghiraukannya dan terus saja pergi meninggalkannya sendiri di rumah....

Sepeninggal suaminya ia tidak berhenti menangis, menyesal dan beberapa kali mencoba menghubungi suaminya tapi tidak aktif.. Kemudian menghubungi penulis agar dicarikan suaminya serta suruh kembali ke rumahnya. Memang saat ia telpon itu suaminya sudah sampai ke rumah penulis maka penulis pun menenangkan bahwa, Insya Allah, tunggu tengah malam suamimu pasti saya akan paksa pulang...

Pas Jam 23.30 GMT, suami pulang dan istri nampak senang sekali hingga mempersiapkan penyambutan khusus, mencium kening suaminya, say I LOVE YOU SO MACH, dan tak henti-hentinya meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi... Tetapi suami dengan style santai, tenang ia mengatakan pada istrinya: Apakah kamu sudah membaca tulisan di kertas yang saya lempar tadi?

Kata istri BELUM...! Ambillah dan baca baik-baik (perintah suami). Setelah ia baca,,, alangkah kaget nya... Yang tertulis di kertas sama sekali di luar dugaannya, ternyata bukan kata "CERAI" seperti ia sangka. Tetapi ungkapan yang paling disenangi perempuan "AKU CINTA PADAMU". Sungguh istri shok berat dan merasa malu pada dirinya sendiri. Akhirnya setelah itu, mereka tidak pernah berkelahi lagi bahkan semakin mesra hubungan mereka hingga saat ini. Itu namanya TRIK/TAKTIK cantik.

DARI dua kisah di atas, tidak jadi tiga, terlalu panjang, pasti semua heran dan bertanya-tanya pada diri masing-masing, kok bisa perempuan menerima pasrah kelakuan lelaki padanya begitu saja, baik pada kisah pertama tentang pesta pernikahan maupun kisah surat cerai pada bagian kedua...

Namun, betul kata pameo bahwa (manusia berbeda-beda), cara berpikir juga "selellung tessidapi" antara satu dengan yang lain. Tetapi secara umum, sebagaimana dijelaskan pakar psiokolog, bahwa tingkat perubahan image/sikap perempuan lebih tinggi dari lelaki, terutama setelah mencapai usia baligh, bahkan sampai kepada fase metaposenya. Itu disebabkan sirklus menstruasi yang berulang-ulang dialaminya dan efek dari pengaruh hormon tubuhnya...

Maka kodrat seperti itulah membantu mempercepat proses perubahan-perubahan pada image perempuan. Dan inilah yang sering membuat sikapnya berubah-ubah dari waktu ke waktu, yang kadang-kadang perubahannya itu terlihat aneh bagi lelaki, bahkan sering tidak masuk akal dan kontras dalam satu waktu. Oleh sebab itu terkadang sebagian lelaki bingung menghadapi sikap perempuan disebabkan kodratnya seperti itu, yang memang membutuhkan semacam keterampilan diplomasi dan kecerdasan ekstra dari lelaki untuk memahaminya..

Perempuan akan baik-baik, nurut dan welcome jika lelaki dapat memperlakukannya dengan baik, oleh sebab itu lelaki harus memiliki dua hal untuk sukses meraih hati perempuan. Pertama, DIPLOMATIS dan kedua, CERDAS.

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh lelaki dalam mendekati perempuan adalah mereka meremehkan tiga unsur penting bagi perempuan, ketiganya merupakan prinsif utama dalam hidup perempuan, yaitu (Perasaannya, Seleranya, dan Harus di dengarkan). Dan jika ketiga hal ini diabaikan oleh lelaki atau salah satunya pasti akan terjadi masalah di rumah. serta berpotensi menyebabkan terjadinya salah satu dari tiga efek sampinya:

Pertama, Perempuan akan mengancuhkan suami; kedua, renggang hubungan suami istri; dan ketiga, hilang perasaan di antara keduanya.

SESUNGGUHNYA ada beberapa keteladanan dari rasulullah Muhammad SAW. yang harus diketahui oleh suami untuk merebut kasih sayang istri, sebagaimana dilakukan oleh Beliau SAW pada istri-istrinya yang suci, seperti mengetahui karakter dasar istri, menghafal cara tutur dan bahasa tubuhnya. Adalah rasulullah SAW mengungkapkan pada Ummul Mukmin Aisyah ra. bersabda:

"Aku itu sangat faham wahai Aisyah kapan engkau senang padaku dan kapan engkau kecewa,,, Jika senang engkau akan mengatakan "Demi Tuhan Muhammad", tapi jika kecewa engkau mengatakan "Demi Tuhan Ibrahim".

Adalah sangat elok seorang suami memahami dialek istrinya dan mengerti bahasa tubuhnya, maka ia mudah bersikap dengan cerdas demi memenangkan hati istri. Penulis kenal seorang teman mampu mengambil hati dan kasih sayang istrinya kembali setelah bercerai dengan merebut simpati dan hati sang ibu istri, atau mertuanya. Maka skil-skil seperti ini harus dimiliki suami. THE END.


Post a Comment

歓迎 | Bienvenue | 환영 | Welcome | أهلا وسهلا | добро пожаловать | Bonvenon | 歡迎

{} Thanks For Visiting {}
{} شكرا للزيارة {}
{} Trims Tamu Budiman {}


MyBukuKuning Global Group


KLIK GAMBAR!
Super-Bee
Pop up my Cbox
Optimize for higher ranking FREE – DIY Meta Tags! Brought to you by ineedhits!
Website Traffic

FRANCHISE DDI MART SYARIAH

ADVERTISING BUSINESS

My AliExpress



I K L A N | KLIK FOTO


OWNER INFO PENERIMAAN SANTRI BARU

BOOK FAIR ONLINE 2013

Book Fair Online

KARYA TERAKHIR PENULIS

KARYA TERAKHIR PENULIS
@ Keajaiban Angka dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, Agustus 2010, ISBN: 978-979-1234-77-1 (BESTSELLER)
@ Mukjizat Pengobatan Herbal dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, 2011, ISBN: 978-979-1234-78-8

Islamic Finder

Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year

Google+ Badge

My Buku Kuning Search

Loading