Minggu, September 11, 2016

SISI LAIN DARI KEHIDUPAN FILOSOF BESAR SOCRATES:

Socrates (469 SM - 399 SM)
By: My Buku Kuning Center
Socrates adalah filosof dari Athena, Yunani dan merupakan salah satu figur paling penting dalam tradisi filosofis Barat. Socrates lahir di Athena, dan merupakan generasi pertama dari tiga ahli filsafat besar dari Yunani, yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles. Socrates adalah guru Plato, dan Plato pada gilirannya juga mengajar Aristoteles. Semasa hidupnya, Socrates tidak pernah meninggalkan karya tulisan apapun sehingga sumber utama mengenai pemikiran Socrates berasal dari tulisan muridnya, Plato.
|
Socrates diperkirakan lahir dari ayah yang berprofesi sebagai seorang pemahat patung dari batu (stone mason) bernama Sophroniskos. Ibunya bernama Phainarete berprofesi sebagai seorang bidan, dari sinilah Socrates menamakan metodenya berfilsafat dengan metode kebidanan nantinya. Socrates beristri seorang perempuan bernama Xantippe dan dikaruniai tiga orang anak (Lamprocles, Menexenus, Sophroniscus). Saudara kandung Patrocles.

Socrates wafat pada usia tujuh puluh tahun dengan cara meminum racun sebagaimana keputusan yang diterimanya dari pengadilan dengan hasil voting 280 mendukung hukuman mati dan 220 menolaknya.

Socrates dan Xantippe
Suatu hari filosof SOCRATES duduk membaca/menulis dan tidak jauh darinya ada istrinya sedang sibuk mencuci pakaian. Tiba-tiba sang istri terpikir ingin menyampaikan suatu hal penting pada Socrates, maka datanglah menghampirinya seraya menyampaikan prihalnya dengan suara keras dan lantang...

Tetapi filosof Socrates sama sekali tidak menggubrisnya, maka memuncaklah amarah sang isteri dan tanpa pikir panjang ia mengambil seember air hangat lalu disiramkannya di atas kepala Socrates...

Dan,,, tentu saja filosof Socrates terpranjat dan spontan berujar: "apakah tadi baru saja terjadi kilat,,, petir,, lalu sakarang hujan...!"

Demikianlah seorang filosof besar jika ia asyik dengan bacaannya maka apapun yang terjadi di sekitarnya tidak akan dapat mempengaruhinya, kecuali siraman air panas dari sang isteri yang murka... Dan filosof Socrates ini pulalah yang pernah berkata dalam sebuah quotenya yang populer:

"Aku nasehatkan agar Anda menikah, karena jika Anda mendapatkan seorang istri yang shaleh maka Anda akan berbahagia (mawaddah wa rahmah). Dan jika tidak mendapatkan istri seperti itu, maka Anda akan menjadi seorang filosof".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!