Minggu, Desember 27, 2020

MENYAMBUT TAHUN BARU MASEHI 2021 :

Tahun Baru Berbagai Bangsa Di Dunia :
By: My Buku Kuning
SELANG beberapa hari lagi berakhir bulan Desember 2020 dan memasuki bulan Januari awal tahun baru Masehi 2021. Wajib tahu bahwa awal Januari bukanlah satu-satunya tahun baru bagi bangsa-bangsa dunia, tetapi hampir semua budaya mempunyai penanggalan/kalender tertentu dan merayakan tahun barunya masing-masing. Umat Kristiani sendiri berbeda-beda dalam merayakan tahun baru masehi atau Christmas...

Bagi pemuluk agama Kristen di sebagian negara di wilayah Eropa, Amerika, Australia, Asia Timur, Asia Tenggara, sebagian negara Afrika yang menggunakan kalender Gregorian (365 hari/tahun), merayakan Merry Christmas tanggal 25 Desember....

Sedangkan umat kristiani lainnya seperti di Rusia dan ex-USSR, Eropa timur, Asia Barat, mayoritas negara-negara Timur Tengah dan penganut Ortodoks Qoptik Mesir yang menggunakan kalender Julian, merayakan Tahun Baru sekaligus Marry Christmas tanggal 07 Januari...

Perbedaan dalam merayakan tahun baru dan Merry Christmas bagi umat Kristiani tersebut tentu saja bukanlah sebab aqidah, sebagaimana dipahami sebagian pembacar, tapi berhubungan dengan perbedaan penggunaan kalender...

Umumnya perbedaan penanggalan bangsa-bangsa dunia disebabkan perbedaan budaya dan kalender yang digunakan masing-masing, yaitu lunar (berdasarkan peredaran bulan), solar (hitungan matahari) dan lunisolar (gabungan hitungan bulan dan matahari). Berikut beberapa perayaan tahun baru dari berbagai kalender bangsa-bangsa di dunia, sbb :
1. Tahun Baru China (Imlek); merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama (Hanzi; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti "malam pergantian tahun". Kalender lunar (bulan).
2. Tahun Baru Korea (Korea: Seollal atau Gujeong adalah hari raya rakyat Korea yang terbesar dan terpenting. Seollal dirayakan secara meriah sehingga hari libur berlangsung selama 3 hari karena dianggap lebih penting daripada hari tahun baru kalender Gregorian. Walaupun tidak terlalu populer, istilah Seollal juga berarti Yang-nyeok Seollal, tahun baru kalender Gregorian atau Shinjeong. Penanggalan lunisolar.
3. Tahun Baru Bali atau Tahun Baru Saka (Nyepi); adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.
4. Tahun Baru Bangsa Persia - Iran (Norouz); adalah perayaan tahun baru secara tradisional di Iran, Azerbaijan, Afganistan, Pakistan, beberapa bagian India, dan di antara suku bangsa Kurdi. Selain itu pesta ini juga dirajakan di Asia Tengah, Turki, dan tempat-tempat lain di mana budaya Persia pernah berpengaruh pada zaman dahulu.
5. Tahun Baru Amazigh - Maroko, dirayakan besar-besaran di negara-negara Afrika, mulai dari Maroko, Tunisia, Aljazair, Libya dan sebagian Mesir.
6. Tahun Baru Yahudi (Rosh Hashanah), secara etimologis berarti "permulaan tahun". Hari raya ini adalah satu dari 4 perayaan tahun baru yang dilakukan oleh orang Yahudi. Hari raya ini juga sering kali disebut sebagai Yom Teruah, Yom Hazikarom, Yom Hadim, atau Ianim Nora'im. 
7. Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad saw. dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

#TAMAT: Trim's semua Like, Komentar dan Share !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!