Jumat, Juni 22, 2012

ILMU BOTANI AL-QUR'AN (HERBAL KURMA)

MEMPERINGATI: "World Environment Day
(Hari Lingkungan Hidup Sedunia Juni 2012): 
TUMBUH-TUMBUHAN MULIA DALAM AL-QUR'AN
Oleh: Med HATTA

Al-Qur'an tidak menyebutkan semua jenis tumbuh-tumbuhan secara general seperti laiknya ilmu botani modern, namun dipastikan bahwa semua jenis tumbuh-tumbuhan yang disebutkan al-Qur'an adalah merupakan "top organisme dari spesies-spesiesnya masing-masing", atau raja dari kerajaannya masing-masing.

Sumber asli: Tulisan ini
Hal ini dapat diberikan contoh seperti: Pohon tin si buah surga – sebagaimana dijulukinya - merupakan top dari spesies "Ficus" dari kerajaan "Moraceae" yang menurut ahli botani spesiesnya mencapai sekitar 700-an tersebar dipenjuru dunia. Begitu juga pohon zaitun, tumbuhan herbal 1001 manfaat, menyembuhkan berbagai macam penyakit, luar dan dalam. Pohon yang menjadi saksi atas kenabian Musa as. 

Kedua tumbuhan mukjizat ini tidak akan dibahas lagi dalam studi ini, karena sudah pernah dikaji pada studi-studi yang lalu di blog ini. (Lihat: Khasiat Buat Tin dan Zaitun Dalam al-Qur’an); Pohon korma makanan favorit nabi Muhammad SAW, batang dan buah ranumnya membantu persalinan Maryam ibunda Isa as. 

Pohon anggur yang berfungsi ganda, seperti diistilahkannya Al-Qur'an: "kamu membuatnya minuman yang memabukkan dan rezki yang baik", dibawah pohon Anggur Musa as dibaiat menjadi rasul untuk bani Israil; Pohon delima si ratu buah-buahan, yang mempunyai biji-biji berwarna merah merekah yang sangat indah, bagaikan batu-batu marjan berkualitas tinggi, manfaat dan khasiat herbalnya tidak kalah dari tumbuh-tumbuhan mulia lainnya.  

Semua ini dan masih banyak lagi yang belum disebutkan disini akan penulis jelaskan secara rinci - berdasarkan pada tiga fakta utama yang menjadi acuan buku ini: (Fakta al-Qur'an, didukung oleh Fakta ilmiah (botani) dan fakta Herbalism) - pada kajian-kajian beriku, seperti:
POHON KURMA
Pohon Kurma adalah tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur'an, seperti firman Allah berikut:
  • أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ لَهُ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ (٢٦٦)
Artinya: "Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, Kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya." (QS: 002: 266)
  • وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ
Artinya: "Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya..." (QS: 006: 141)
  • وَفِي الأرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي الأكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (٤)
Artinya: "Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." (QS: 013: 4)
  • يُنْبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالأعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ
Artinya: "Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan" (QS: 016: 11)
  • وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ (٦٧)
Artinya: "Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan." (QS: 016: 67)
  • أَوْ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَعِنَبٍ فَتُفَجِّرَ الأنْهَارَ خِلالَهَا تَفْجِيرًا (٩١)
Artinya: "Atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya," (QS: 017: 91)
  • وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلا رَجُلَيْنِ جَعَلْنَا لأحَدِهِمَا جَنَّتَيْنِ مِنْ أَعْنَابٍ وَحَفَفْنَاهُمَا بِنَخْلٍ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُمَا زَرْعًا (٣٢)
Artinya: "Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang." (QS: 018: 32)
  • فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا (٢٣) فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا (٢٤) وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا (٢٥)
Artinya: "Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan"; Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu; Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu," (QS: 019: 23-25)
  • قَالَ آمَنْتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلأقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِنْ خِلافٍ وَلأصَلِّبَنَّكُمْ فِي جُذُوعِ النَّخْلِ وَلَتَعْلَمُنَّ أَيُّنَا أَشَدُّ عَذَابًا وَأَبْقَى (٧١)
Artinya: "Berkata Fir'aun: "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya"." (QS: 020: 71)
  • فَأَنْشَأْنَا لَكُمْ بِهِ جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ لَكُمْ فِيهَا فَوَاكِهُ كَثِيرَةٌ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ (١٩)
Artinya: "Lalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan," (QS: 023: 19)
  • وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ الْعُيُونِ (٣٤)
Artinya: "Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air," (QS: 036: 34)
  • وَالنَّخْلَ بَاسِقَاتٍ لَهَا طَلْعٌ نَضِيدٌ (١٠)
Artinya: "Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun," (QS: 050: 10)
  • تَنْزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُنْقَعِرٍ (٢٠)
Artinya: "Yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang." (QS: 054: 20)
  • فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الأكْمَامِ (١١)
Artinya: "Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang." (QS: 055: 11)
  • فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ (٦٨)
Artinya: "Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima." (QS: 055: 68)
  • إِذَا أُلْقُوا فِيهَا سَمِعُوا لَهَا شَهِيقًا وَهِيَ تَفُورُ (٧)
Artinya: "Yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; Maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk)." (QS: 069: 7)
  • وَزَيْتُونًا وَنَخْلا (٢٩)
Artinya: "Zaitun dan kurma," (QS: 080: 29)
Mengenal Pohon Kurma: 
Pohon Kurma merupakan pohon yang paling banyak di sebutkan di dalam al-Qur'an dan Kitab-kitab suci lain, akar-akarnya telah tertancap dalam, sedalam sejarahnya. Pohon yang tidak pernah jatuh daun-daunnya. Pohon kurma diceritakan dalam al-Qur'an sebagai "Akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit; Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya". Pohon yang dapat ditanam di daerah lembab dan kering, bisa tumbuh dimana-mana saja, baik di padang pasir maupun di pinggir sungai yang airnya mengalir.  
Fakta Botani Pohon Kurma:
Pohon Kurma (Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara karena buahnya dapat dimakan. Negara asli pohon kurma tidak diketahui pasti, namun kemungkinan besar pohon ini berasal di oasis padang pasir di Afrika utara dan kemungkinan juga di Asia barat daya.  

Pohonnya berukuran sedang, tingginya sekitar 15-25 meter, seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri. Produk utama pohon kurma adalah buah yang mempunyai 3 peringkat sesuai perkembangannya, setiap peringkat memiliki nama tersendiri, seperti: Balah (buah mentah),  ruthab (buah ranum) dan tamar (buah kering). Ketiga peringkat buah inilah yang kita kenal selama ini dengan sebutan "kurma" saja. Buah kurma – balah, ruthab dan tamar - bisa dimakan langsung.  


Buah kurma berbentuk bulat panjang, ukurannya mencapai 5,2 – 5,7 cm. Satu pohon kurma memproduksi sekitar 100 kg, bahkan pada jenis-jenis pohon kurma tertentu mampu memproduksi buah sekitar 400 kg, antara mentah, ranum dan kering. Buah kurma mempunyai kandungan gizi yang sangat tinggi, bisa dikategorikan sebagai bahan gizi sempurna, karena mengandung bahan-bahan seperti gula, protein, garam (potasium) dan vitamin-vitamin penting. Pohon kurma memproduksi buahnya setiap pertengahan musim panas, sebagian jenis pohon kurma lain bisa lebih cepat matang buahnya, atau bisa telat, tergantung jenis pohon dan iklim dimana dia berada.   

Jenis kurma yang terkenal berasal dari Saudi Arabia, Emirat Arab, Iraq, Aljazair, Libia, Tunis dan Negara-negara teluk Arab. Kurma tumbuh di kawasan-kawasan yang penting dan strategis seperti: Tepi dua sungai besar Dajlah dan Furat, kota Bashrah dan dua lembah terkenal al-Qathif dan al-Ahsaa dari sejak jaman dahulu kala.
Komponen-Komponen Pohon Kurma Dan Kegunaan-Kegunaannya: 
Pohon kurma adalah sahabat lingkungan, karena semua komponen-komponennya bermanfaat kepada manusia. Kegunaan pohon kurma banyak sekali, selain dari buahnya yang dikonsumsi oleh umat islam selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, kegunaan-kegunaan lain pohon kurma dapat diperoleh dari daun, kulit, pelepah, batang dan bijinya:
  1. Kulit pohon kurma, bisa digunakan untuk membikin tali dan bahan pelapis kaca.
  2. Daunnya, digunakan untuk atap, keranjang-keranjang dan topi tradisional.
  3. Pelepahnya, digunakan untuk membuat keranjang buah dan sayuran, membuat perabot sederhana seperti kursi dan ranjang di rumah-rumah tradisional.
  4. Batang, bisa digunakan kayu untuk dijadikan bahan dasar bangunan seperti pembuatan tiang konstruksi bangunan rumah dan bisa juga dipakai sebagai kayu bakar untuk memasak makanan bagi keluarga. Dari batang pohon kurma juga bisa diperoleh sagu yang dipergunakan untuk makanan ternak.
  5. Bijinya, dapat mengeluarkan minyak dan sisa-sisanya yang lain diberikan makan untuk ternak.
Selama tumbuhnya, pohon kurma juga memberikan manfaat kepada manusia, sewaktu berada di panas hari pohon kurma memberikan tempat untuk berteduh dan setelah di potong manfaat nya juga masih dirasakan manusia. Pohon kurma juga memiliki akar dan batang yang kokoh sehingga jika diterpa badai atau bahkan angin topan, pohon tersebut tidak akan tumbang sehingga tidak membahayakan jiwa manusia.  

Selain mempunyai fungsi dan kegunaan bagi manusia, pohon kurma tidak membutuhkan pemeliharaan khusus dan tidak perlu menyiapkan lahan yang luas, cukup dengan meletakkan bijinya ke tanah, maka pohon kurma akan berkembang biak sendiri. Hanya perlu memberikan pupuk serta menjaga pohon kurma dari serangga serta mengeluarkan sedikit biaya perawatan.
Botani al-Qur'an Tentang Pohon Kurma: 
Ada beberapa fakta pohon kurma yang menarik di dalam al-Qur'an, dapat dicatat seperti:
  • Pohon Kurma Bercabang Dan Tidak Bercabang:
Al-Qur'an menyebutkan pohon kurma sebagai "Pohon kurma bercabang dan yang tidak bercabang" (QS: 013: 4), yang di dalam ilmu biologi umum, kalimat "shinwaan" (bercabang) dan "ghairu shinwaan" (tidak bercabang), keduanya dikenal sebagai simbol kembar yang lumrah terjadi pada jenis manusia dan binatang-binatang.  

Sebagaimana juga dalam peristilahan ini dikenal adanya "kembar identik" (atau shinwaan), yaitu yang terjadi akibat satu sel ovum (telur) (1N) dengan satu sperma (1N), membentuk sel zigot (2N), kemudian sel zigot tersebut terbagi kepada dua sel secara terpisah dan setiap sel melahirkan individu tersendiri. Sedangkan kasus "kembar tidak identik" (tidak serupa), biasanya terjadi karena adanya lebih dari satu sel ovum dibuahi oleh sperma-sperma berlainan, maka terjadi kembar tidak identik (atau ghairu shinwaan).  

Dan, Subhanallah, ayat al-Qur'an ini telah memberikan informasi yang sangat jauh dan penting untuk perkembangan botani lebih maju kedepan, bahwa selain jenis manusia dan binatang-binatang bisa melahirkan kembar, ternyata pohon dan tumbuh-tumbuhan pun bisa terjadi hal yang serupa, bahkan pohon kurma bisa kembar identik (shinwaan) dan tidak identik (ghairu shinwaan).  
  • Pohon Kurma Yang Tinggi-Tinggi Yang Mempunyai Mayang Bersusun-Susun:  
Imam at-Thabari menafsirkan: "Wannakhla baasiqaatin": sangat tinggi, kata "al-baasiq" (yaitu tinggi-tinggi), "Lahaa thal'un nadhiidun" (yang mempunyai mayang bersusun-susun). Dan pada umumnya para ahli tafsir mempunyai komentar yang sama satu sama yang lain tentang ayat ini, dan tidak perlu penulis sebutkan satu-persatu di sini.  

Fakta ilmiah tentang ayat ini, bahwa "Pohon kurma yang tinggi-tinggi", yaitu jenis pohon kurma tertentu yang berbeda dengan pohon-pohon kurma lainnya dengan memiliki batang yang tinggi, hingga ada mencapai ketinggian 30 meter. Sedangkan pohon-pohon kurma yang lain – umumnya – tingginya tidak mencapai 2 meter, maka cukup jelas hikmah dari isyarat "Pohon kurma yang tinggi-tinggi" pada ayat ini, kemudian disertakannya sifat "Baasiqaatin" (yang tinggi-tinngi) ini dengan firman Allah: "Lahaa thal'un nadhiidun" (yang mempunyai mayang bersusun-susun). 

Ini adalah bukit kekuasan Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam, yang terpatri dari penciptaan pohon kurma yang tinggi, diberikannya kemampuan yang sangat kuat menghadapi segala tantangan lingkungan dan kemudahannnya beradaptasi. Semua ini menjadikan pohon kurma sebagai inspirasi dan selalu dijadikan contoh di dalam al-Qur'an yang telah disebutkannya pada 20 ayat, kemuliaannya dari jenis-jenis tanaman, buah-buahan dan dijadikannya perbandingan dengan jenis-jenis tumbuh-tumbuhan yang lain.  

Di antara kemampuan-kemampuan yang nampak dari pohon kurma adalah: 
  1. Cengkeraman pohon kurma yang kuat dalam bumi dan ketinggiaanya di atas permukaannya serta mampu mengatasi terpaan angin. 
  2. Pohon kurma mampu beradaptasi dengan iklim yang sangat panas, tandus, kokoh dan berusia panjang. 
  3. Produksinya selalu berlimpah dalam kondisi seberat apapun. 
  4. Pohon kurma mempunyai karakter-karakter yang sangat bervariasi, buahnya beraneka-ragam bentuk, warna, rasa, ukuran dan faedahnya. 
  5. Pohon kurma mempunyai manfaat dan kegunaan yang sangat banyak dari segala bagian dari bagian-bagian pohonnya yang mulia. 
  6. Kemampuan-kemampuan lain yang terselubung  dari pohon kurma adalah kekuatan yang luar biasa yang diberikan Allah padanya untuk menata hidupnya sendiri. Seperti memamfaatkan sumber air bumi, unsur-unsurnya, kadar-kadarnya yang berbeda dan menyaringnya sesuai dengan kebutuhannya. 

Kemudian mengangkat zat-zat gizi kepuncaknya dan mendistribusikannya ke daun-daun, bunga-bunga dan buah-buahnya, serta keseluruh bagian-bagiannya yang lain, setinggi apa pun puncak itu dan sejauh apa pun jarak antara daun-daun, bunga-bunga dan buah-buah.
Reproduksi Tumbuhan Pohon Kurma:
Pohon kurma berkembang biak melalui akar yang tumbuh dibagian bawah batang (pangkal pohon), ini adalah cara yang paling popular untuk pengembang biakkan pohon kurma dan paling terjamin untuk reproduksi pohon tersebut.  

Ada juga cara reproduksi yang lain dengan menanam bijinya, tetapi cara ini tidak menjamin hasilnya, yaitu tingkat keberhasilannya tidak mencapai 20 %, ini hanya untuk jenis pohon kurma budidaya saja, jangan mengharap hasil lebih baik untuk jenis pohon kurma penghasil buah.
Jenis-Jenis Buah Kurma (Klasifikasi Berdasarkan Daerah Asalnya):

  • Saudi Arabia: Alfankhaa, assukkari (kuning dan merah), albarhi, alkhulash, raziz, alwanane, nabta Seif, nabta Ali, nabta Hammam, nabta Fauzan, nabta Sulthan, hilwah, ajwah, khadhri, daqlah nour, rasyudiyah, rotana, salaj, shafri, qattara, shaq'i, maktumi, munifi, hilali.
  • Emirat Arab: Alkhulash, albarhi, lu'lu', khannizi, raziz, chichi, sukkari, khadhrawi, afhal, abu ma'aan, jisyur ramli, qisy habasy, khashab, nagal.
  • Oman: Khashab, khannizi, nagal, hilali hasaa, hilali oman, alhalawi, azzubed, alkhaddhab, qisy qanthrah, qisy battash, qisy ward, qisy basmin, albarni, almadluki, almubsali, albarniah, annasyu.
  • Aljazair: Daqlah nour, daqlah baidhaa, hamraya, tekramest, alghars, ali wa rachid.
  • Libya: Atthabuni, albakrari (terbaik untuk penderita gula), alkhadhraya, albuyudhi, albaransi, alkhudhuri, alkhalafli, assha'idi, sha'idi tharuga, halimah, addaqlah, al'aami, (dan albalah: alhurra dan alhalawah).
  • Tunis: Anqou, albajou, atthranja, Touzouzaite, alhamraya, addaqlah, al'ammari, alfathimi atau al'aliq, alqashbi, alkantah, alkantichi, an-naim dan alhaissa.
  • Iraq: Albarhi, majdul, alkhastawi, alhalawi, alkhadhrawi, assabir, azzuhdi, albrim dan aljabjaab, addiri, alburbun, addakl, assayir, almaktum, albashrawi, aljasab, alasyrasi, assyukri dan ashabi'il 'arus.
Pohon kurma dan Khasiat Herbalnya:
  1. Herbal buah kurma mencegah racun dan sihir: Dari kitab shahih, nabi bersabda: "Barangsiapa sarapan dengan 7 buah kurma, maka tidak terkena pada hari itu racun dan sihir". (Ibnu Qayyim: Zad almi'ad).
  2. Herbal buah kurma mengobati keracunan dan mata: Nabi bersabda: "Kurma 'ajwah adalah buah dari syurga, yaitu dapat menyembuhkan keracunan dan airnya mengobati mata".
 Sambungan dari:
Karya Terbaru Penulis:
Miliki Bukunya Sekarang!
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!