Selasa, Desember 31, 2013

RENUNGAN MALAM TAHUN BARU | SELAMAT TAHUN 2014:

BENCANA GLOBAL DAHSYAT MENGINTAI TAHUN 2014
(Tahun Baru 2014 di Awali Hari Rabu Terakhir Bulan Safar (Lontara: Cappu Araba)
By: My Buku Kuning
BERDASARKAN beberapa riwayat shahih, menjelaskan bahwasanya BENCANA-BENCANA dahsyat yang pernah menimpa bangsa-bangsa terdahulu adalah umumnya terjadi pada hari Rabu Terakhir bulan Safar, seperti hari ini di mana kebetulan bertepatan dengan awal memasuki tahun baru (1 Januari 2014). 

Diantara bencana global terdahsyat yang pernah terjadi pada hari Rabu terakhir bulan Safar adalah BENCANA BANJIR besar pada masa nabi Nuh as sekitar 60.000 tahun lalu, yang menenggelamkan permukaan bumi secara total, dan nyaris memusnahkan umat manusia serta segala makhluk hidup yang ada dipermukaannya kecuali hanya sedikit saja manusia tersisa dan beberapa pasang burung dan jenis binatang-binatang tertentu yang ikut naik di atas perahu Nuh.

Adalah pemicu utama bencana banjir atau tsunami dahsyat di masa Nuh as tersebut adalah akibat ulah manusia sendiri yang ingkar, dhalim dan membuat kerusakan di muka bumi. Meskipun nabi Nuh telah susah payah menyampaikan dakwah marathonnya - siang dan malam - selama 950 tahun kepada umatnya, tetapi tidak mampu membawa umat sesat itu kejalan yang benar bahkan semakin bertambah kebiadabannya.

Pada beberapa kesempatan dalam orasi terbukanya di hadapan umatnya nabi Nuh as menyampaikan kepada mereka agar memohon ampun kepada Allah agar mereka mendapat petunjuk dan sukses hidup dunia dan akhirat, sebagaimana di dalam Alquran di sebutkan:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (١٠) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (١١) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (١٢)
Terjemah Arti: Dan Nuh berseru: Istighfarlah kepada Tuhanmu sesungguhnya DIA maha pengampun; Niscaya DIA menurunkan kepadamu dari langit kebaikan yang berlimpah; DIA menganugerahkan kepadamu harta benda dan keturunan yang banyak: dan DIA menciptakan kepadamu taman-taman yang indah, serta menjadikan kepadamu anak-anak sungai yang mengalir jernih”. (QS: 71: 10-12).

SUBHANALLAH, dakwah marathon yang sangat panjang dan janji-janji surgawi dari Allah yang disampaikan oleh nabi Nuh kepada umatnya, tapi tidak membuat bangsa yang tenggelam tersesat itu tercerahkan malah semakin angkuh, dhalim dan berbuat aniaya kepada sesama. Sehingga akhirnya Nuh sampai ketitik jenuh galau, dia stres dan putus asa menghapi umutnya. Kemudian kesal di dalam hatinya sampai - tanpa sadar - ia bergumam mengatakan:

وَقَالَ نُوحٌ رَبِّ لا تَذَرْ عَلَى الأرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا (٢٦) إِنَّكَ إِنْ تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلا يَلِدُوا إِلا فَاجِرًا كَفَّارًا (٢٧)
Terjemah Arti: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan tinggal satu pun di atas bumi di antara orang-orang kafir; sesungguhnya jika Engkau biarkan tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba Mu, dan mereka tdk melahirkan kecuali anak-anak yang kafir dan tidak tau bersyukur”. (QS: 71: 26-27).
Maka dari keluhan keputusasaan Nuh seperti pada ayat di atas inilah bermula bencana besar itu, yang menenggelamkan permukaan bumi seluruhnya, dan nyaris memusnahkan umat manusia periode pertama keculi tersisa sedikit saja yang beriman dan naik ke bahtera Nuh. Dan peristiwa bencana terburuk dalam sejarah manusia itu terjadi - konon - pada hari Rabu terakhir bulan Safar (Lontara: naccapuri araba), seperti hari ini.

Selain itu, masih banyak lagi catatan bencana-bencana berskala besar yang pernah menimpa bangsa-bangsa lain jaman dulu, yaitu terjadi pada hari Rabu terakhir bulan safar juga, seperti: Dimusnahkannya bangsa Aad pada masa Huud as, dihancurkan bangsa Tsamud pada masa Shaleh as, Raja Namrud disiksa selama 350 tahun hingga mati dengan seokor nyamuk masuk ke dalam batok kepanya, yaitu pada masa nabi Ibrahim as di Babilonia. Begitu pula Firaun dan tentara-tentaranya tenggelam di laut merah pada masa Musa, serta lain-lain yang semuanya terjadi pada hari rabu seperti hari ini.

NAH, hubungannya dengan tahun baru 2014 ini adalah peristiwanya yang terjadi pada hari dan status yang sama, yatu hari Rabu terakhir bulan Safar. Menurut beberapa riwayat shahih juga bahwa sesungguhnya Allah SWT menurunkan daftar bencana yang akan terjdi di dunia pada hari Rabu setiap tahun.

JIKA Allah yang maha bijaksana telah memusnahkan manusia periode pertama pada masa Nuh as karena kejahatan dan kerusakan-kerusakan yang diperbuatnya sudah melampaui batas kemanusiaan dan tidak diharapkan lagi dapat tercerahkan oleh seorang nabi sekaliber Nuh di jamannya, maka sangat muda bagi Allah untuk melakukan hal yang sama pada bangsa manusia akhir periode kedua ini dan menggantikannya dengan generasi manusia baru periode ketiga, yang lebih paripurna, shaleh, taat dan berbuat kebajikan di muka bumi.

Oleh karena itu, RESOLUSI yang paling ideal dilakukan oleh umat manusia jaman sekarang, terutama memasuki tahun baru 2014 yang penuh misterius ini adalah mengimplementasikan seruan Nuh as yang juga diabadikan di dalam Alquran, yaitu ISTIGHFAR MASSAL setiap saat dan setiap ada kesempatan, minimal 10 kali sehari. Lihat: (QS: 71: 10-12).

DENGAN denikian, maka - insyallah - kita akan selamat dari segala fitnah dan bencana-bencana dahsyat yang senantiasa mengancam kehancuran bumi yang sudah pikun ini. Dan sebaliknya jika kita mengamalkan baca istighfar setiap hari maka pasti kita akan sukses, sejahtera dan bahagia dunia akhirat.*** WALLAHUAALAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!