Jumat, Oktober 27, 2017

BILAL & ABU ZAR

MEMINTA MAAF ADALAH BUDAYA YANG AMAT TINGGI,,, MESKI SEBAGIAN MENGANGGAPNYA PERBUATAN MERENDAHKAN DIRI. 

ALKISAH! Suatu sore sahabat-sahabat nabi duduk dalam sebuah majelis tanpa dihadiri oleh Rasulullah SAW, yang hadir - waktu itu - di antaranya Khalid bin Walid, Ibnu Auf, Bilal, Abu Zar, dll... Mereka sedang serius membicarakan suatu hal yang penting, maka Abu Zar mengeluarkan pendapat yang sifatnya usulan mengatakan: Sebaiknya tentara diperlakukan seperti ini dan itu... 

LALU Bilal menimpali: Tidak,,, itu usulan yang salah. Dibalas oleh Abu Zar: Wahai “anak orang hitam” berani-beraninya kamu menolak pendapatku...! Bilal pun bangkit, marah dan mengatakan: Kamu telah menghina saya,,,, ini pasti saya laporkan pada Rasulullah...! 


Selanjutnya para sahabat tersebut membubarkan diri dan Bilal langsung melapor pada Rasulullah bahwa dirinya telah di bully oleh Abu Zar di depan majelis sahabat mengatakan ini dan itu... Mendengar itu, Rasulullah SAW langsung memerah mukanya dan memanggil Abu Zar. 

RASULULLAH SAW menegur keras Abu Zar, bersabda: “Engkau telah menghina ibunya,,, sesungguhnya itu adalah perbuatan jahiliyah". Abu Zar menyesal, menangis dan memohon pada Rasulullah agar dimintakan maaf,,, mohonkanlah ampun untukku wahai Rasulullah (kata Abu Zar : memelas). 

Abu Zar berlari keluar dari mesjid menunggu di jalan yang biasa dilewati oleh Bilal. Begitu Bilal datang, Abu Zar langsung meletakkan mukanya di atas tanah dan sambil menangis ia meminta Bilal menginjak-injak mukanya di tanah,,,, injaklah mukaku ini wahai Bilal sesungguhnya engkaulah yang mulia dan aku ini hina dina... (Kata Abu Zar pada Bilal). 

Melihat peristiwa itu, Bilal langsung mendekati Abu Zar dan mencium dahinya, mengatakan: Aku tidak mungkin menginjak muka yang selalu sujud kepada Tuhan Yang Esa semata,,, (ujar Bilal). 

Maka keduanya berdiri, berpelukan, saling menangis, dan memaafkan satu sama lain. Itu adalah karekter para sahabat yang mulia.. 

Hari ini !!! Sekarang !!! Betapa banyak di antara kita berpuluh-puluh kali mem-bully saudara-saudara sendiri tanpa pernah sudi meminta maaf,,, setiap hari, setiap saat di antara kita menciderai perasaan, aqidah, prinsip teman-teman yang lain tanpa pernah sadar dan mengatakan, maafkanlah aku... 

Sesungguhnya Meminta Maaf Adalah Budaya Yang Amat Tinggi,,, Oleh sebahagian di angganya perbuatan yang merendahkan diri...! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!