Selasa, Februari 13, 2018

NEGERI IMPIAN BANGSA SEPANJANG MASA


SATU MASA pada belahan Timur – Tengah bumi terdapat sebuah negeri yang sangat makmur, masyarakatnya dipenuhi kedamaian dan kesejahteraan lahir dan batin. Bahkan di dalam negeri itu tidak ditemuakan seorang pun yang miskin dan  peminta-minta atau orang-orang yang membutuhkan lainnya. 

Kas Negara  berlimpah harta dari hasil pajak dan pendapatan Negara yang selalu bertambah dari waktu ke waktu, sehingga pemerintah kesulitan untuk mengalokasikannya karena tidak ada lagi ruang dan tempat yang membutuhkan pengalokasian dana taktis maupun strategis. Benar-benar merupakan negeri impian bangsa sepanjang masa. 
Tentu negeri itu tidak ditemukan lagi jaman NOW,,, ia juga tidak lahir dari era kebangkitan masyarakat Eropa,,, lebih-lebih tidak terwujud pada Negara-negara petro minyak yang kaya raya,,, dan bahkan tidak nampak di era globalisasi sekarang. 

Negeri itu hanya pernah ada pada Dinasti Bani Umayyah, khususnya masa pemerintahan khalifah legendaris yang ditakdirkan berumur pendek. Ia meninggal di usia yang masih sangat belia dan produktif yaitu kurang dari 40 tahun. Dia adalah Khalifah Umar bin Abdul Aziz (682 – 720 M), bergelar Umar II cicit dari khalifah rasulullah SAW Umar bin Al Khattab ra. 

Umar menjadi khalifah menggantikan Sulaiman yang wafat pada tahun 716. Ia di bai'at sebagai khalifah pada hari Jumat setelah salat Jumat. Hari itu juga setelah ashar, rakyat dapat langsung merasakan perubahan kebijakan khalifah baru ini. Khalifah Umar, masih satu nasab dengan Khalifah kedua, Umar bin Khattab dari garis ibu. 

Masa pemerintahannya berhasil memulihkan keadaan negaranya dan mengkondisikan negaranya seperti saat 4 khalifah pertama (Khulafaur Rasyidin) memerintah. Kebijakannya dan kesederhanaan hidupnya pun tak kalah dengan 4 khalifah pertama itu. Karena itu banyak ahli sejarah menjuluki ia dengan Khulafaur Rasyidin ke-5. Sayang umurnya sangat pendek, ia meninggal karena diracun oleh pembantunya.

Umar  Ibn Abdul Aziz mula memeritah pada usia 36 tahun sepanjang tempoh 2 tahun 5 bulan 5 hari. Pemerintahannya sangat menakjubkan. Pada waktu inilah dikatakan tiada siapa pun umat Islam yang layak menerima zakat sehingga harta zakat yang menggunung itu terpaksa diiklankan secara luas kepada publik dengan berbagai tema Baliho menggiurkan:
  • SIAPA YANG INGIN SEGERA MENIKAH,,, KAMI AKAN MENIKAHKANNYA DENGAN UANG PANAI DAN PESTA DITANGGUNG NEGARA…
  • SIAPA YANG INGIN MEMILIKI RUMAH HUNIAN YANG NYAMAN,,, NEGARA AKAN MEMBAGIKANNYA DENGAN GRATIS …
  • SIAPA YANG MEMILIKI HUTANG,,, NEGARA AKAN MEMBAYARKANNYA TANPA SYARAT …
  • SIAPA YANG INGIN BERANGKAT HAJI ATAU UMRAH,,, NEGARA AKAN MEMBERANGKATKANNYA TANPA DIPUNGUT BIAYA …

Semua kebutuhan perinsif rakyat seperti diiklankan di atas sudah terlaksana semua tanpa ada yang luput satupun, tetapi uang kas negara seakan tidak berkurang juga, sehingga Umar memerintahkan untuk mencari kaum minoritas (Nasrani dan Yahudi) yang punya hutang agar dilunaskannya; membagi-bagikannya kepada para penggiat ilmu dan peneliti ilmiah.

Bahkan Umur juga memerintahkan untuk membeli gandum dan menyuruh menyebarkannya di puncak-puncak gunung untuk dimakan burung-burung, sehingga tidak ada kesan bahwa: SEOKOR BURUNG MATI KELAPARAN DI NEGERI UMAT ISLAM…

HADIAH ALFATIHAH UNTUKMU AMIRUL MUKMININ OMAR BIN ABDELAZIZ ,,, AMIN!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!