Rabu, Desember 30, 2020

DIMANAKAH MERAYAKAN MALAM PERGANTIAN TAHUN (2020 - 2021) BESOK ? :

Mengenang Pesta Malam Pergantian Tahun (2019-2020) di Kota Marrakech - Maroko :
By: Med Hatta

PERSIS seperti hari ini, satu tahun yang lalu (30/12/2019), penulis bersama Bpk. H. Masrur Makmur Latanro dan beberapa alumni PPMI Shohwatul Is'ad - Pangkep yang belajar di Maroko berkesempatan mengikuti suasana pergantian tahun (2019 - 2020) di kota Marrakesh, yang disebut juga sebagai "Mutiara dari Selatan" atau Kota Merah, adalah kota di barat daya Maroko di kaki Pegunungan Atlas...

Kami berangkat dari kota Temara pagi (ba'da Shalat Shubuh) via kereta api cepat dan tiba di kota wisata terbesar di Maroko dan kota perdagangan terbesar kedua setelah Casablanca itu siang menjelang waktu Dhuhur. Dan tanpa menyia-nyiakan waktu kami langsung mencarter mobil Travel untuk mengunjungi tempat-tempat wisata populer di kota tersebut.


Pertama-tama sopir dan pemandu wisata mengantar kami ke Jardin El-Manara, Benteng Sa'adian, pasar kerajinan tangan lokal, Bab Agnaou, Istana El-Badi, Istana Bahia, dan terakhir (hari pertama itu) di Masjid Koutoubia. Kami menghabiskan waktu melihat-lihat salah satu masjid yang bersejarah di Maroko itu, berlokasi tepat di jantung kota Marrakesh. Masjid Koutoubia dibangun pada abad ke-12 oleh dinasti Almohad, memiliki menara yang tertinggi di Marrakesh, yaitu sekitar 77 m. Hukum setempat membatasi segala pembangunan yang melampaui tinggi menara itu, sehingga menara tersebut tetap menjadi puncak tertinggi di kota Marrakesh. 


Satu hal lagi yang menarik dari menara ini adalah di puncaknya terdapat 4 hiasan berbentuk bola yang terbuat dari emas murni. Pada awalnya hanya terdapat tiga bola, lalu bola keempat didonasikan oleh istri Yacoub el-Mansour karena beliau gagal untuk berpuasa pada bulan Ramadan. Karena menara ini merupakan menara tertinggi, pemandangan dari atas menara sangatlah menakjubkan. Pemandangan dari seluruh penjuru kota Marrakesh dapat disaksikan dari atas menara tersebut.

Pada hari keda di kota Marrakesh (31/12/2019) kami mengunjungi Jardin Majorelle atau sering disebut taman Majorelle, adalah sebuah taman di mana abu kremasi mendiang Yves Saint Laurent ditempatkan dan pusaranya ditengah taman persis. Bagi para pecinta fashion kelas atas, pasti tidak asing dengan nama Yves Saint Laurent tersebut. Dan taman ini ternyata menjadi saksi di balik karya-karya Yves Saint Laurent yang menakjubkan.


Sepulang dari Taman Majorelle kami kembali lagi ke masjid Koutoubia menghabiskan waktu disana untuk menantikan puncak perayaan malam pergantian tahun hingga pukul "00.00" GMT di pasar Berber terbesar (souk) di Maroko dikenal Jemaa el Afnaa, yaitu sebuah alun-alun terbesar di seluruh Afrika, yang setiap tahun menjadi tuan rumah perayaan malam pergantian tahun terfavorit di Maroko.

Marrakesh juga merupakan kota tujuan wisata favorit bagi celebriti-celebriti dunia, khususnya pada pesta pergantian tahun, pada penghujung tahun 2019 itu saja, misalnya, Marrakesh kedatangan banyak tokoh-tokoh besar dunia, seperti mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan istrinya Carla Burni; Eva Jacqueline Longoria (aktris US pemenang nominasi Golden Globe Award. Filmnya Desperate Housewives); Shakira (Waka Waka), Cristiano Ronaldo, Naymar da Silva, Zidane, Gerard Pique dst....

Setiap perayaan pergantian tahun pasti selalu ada saja surprise-surprise yang mengesankan, namun berbeda dengan tahun ini, seluruh dunia dipaksa harus melewati malam pergantian tahun (2020-2021) ini di rumah atau komunitas terbatas masing-masing karena menghindari penyebaran pandemi virus Corona Covid-19.


اللهم جنبني في هذا العام الفواحش ما ظهر منها وما بطن، واجعلني شاكر لنعمك، وأتمّها علي.. يا أرحم الراحمين، اللهم فجّر ينابيع الحكمة من قلبي، وأجرني على لساني.

اللهم أخرجني من حولي وأدخلني إلى حولك وقوتك

وصل اللهم على سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!