Jumat, Desember 25, 2020

MERRY CHRISTMAS 25 DESEMBER 2020 :

Christmas Asli Dari Bahasa Fir'aun? 

By: My Buku Kuning

HARI ini bertepatan dengan Jum'at, 25 Desember 2020 sebagian umat Kristiani di seluruh dunia merayakan hari raya Christmas atau Natal (kelahiran Isa as), yaitu merupakan peringatan terbesar kedua setelah Paskah bagi agama Kristen. Puncak perayaan dimulai dari malam tanggal 24 Desember hingga malam 25 Desember menurut pengguna kalender Gregorian.

Karena adanya perbedaan 13 hari dalam hitungan kalender maka hari Natal atau Christmas bagi pengguna kalender Yulianian, khususnya negara Eropa Timur (Rusia dan ex-Uni Soviet), mayoritas negara-negara Timur Tengah serta penganut Ortodoks Qoptiq di Mesir, merayakan Marry Christmas atau Natal pada tanggal 6 Januari setiap tahun. Dan terakhir inilah sebenarnya yang dikaitkan dengan perayaan Tahun Baru.

Perbedaan kedua tanggal perayaan dikalangan penganut kristiani tersebut karena Alkitab tidak menyebutkan tanggal atau waktu kelahiran nabi Isa as. Penetapan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran nabi Isa as yang kemudian diperingati sebagi Marry Christmas, adalah hasil keputusan konferensi Nikia tahun 325 M.

Tanggal 25 Desember itu sendiri sebelumnya diperingati oleh penganut animisme di Eropa sebagai hari peringatan penyembahan dewa matahari. Karena tidak diketahui tangga persis kelahiran nabi Isa as maka atas inisiatif Paulus Liberus (abad IV) dijadikanlah hari penyembahan dewa matahari tersebut sebagai Marry Christmas, sebagai simbol bahwa Al-Masih Isa as adalah matahari perjanjian baru, dan cahaya alam semesta.

Klalimat Christmas sendiri terinspirasi dari kata bahasa bangsa Fir'aun, terdiri dari 2 suku kata; "Christ" (yang ikhlas) adalah gelar bagi Al-Masih Isa as; "mas" adalah kalimat bahasa Fir'aun yang artinya "kelahiran". Penamaan ini terjadi karena kuatnya pengaruh dari gereja Qoptik Ortodoks Mesir pada abad pertama miladiyah.

Puncak perayaan hari Marry Christmas biasanya umat kristiani menghiasi pohon natal, dekor gereja atau rumah dengan lampu-lampu aneka warna, saling bersalam-salaman, tukar-menukar hadiah dan kemunculan Santa Claus. Sisanya adalah menyiapkan santap malam untuk perayaan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!