Jumat, Juli 03, 2015

ROFAYDA ASLAMIYAH PERAWAT PERTAMA DI DUNIA





Rofayda al-Aslamiyah

(Pendiri Rumah Sakit Pertama dan Perawat Pertama di Dunia)


Nama lengkapnya adalah Rofayda binti Ka’ab al-Aslamiyah al-Khazrajiyah al-Anshariyah ra. Sejarah tidak mengetahui banyak tentang riwayat masa lalulunya, dan tidak ada catatan lengkap tentang tanggal lahir dan wafatnya, tetapi yang pasti dia adalah seorang sahabat nabi yang populer dari keturunan Aslam yang terkenal dengan keahliannya dibidang medis dan pengobatan, seperti mengobati luka-luka, patah tulang, dan piawai meracik obat-obatan yang dibutuhkan.
Oleh karena itu dia dipercayakan oleh Rasulullah SAW mendirikan sebuah camp khusus ditempat strategis bersebelahan dengan masjid baginda rasul untuk mengobati  korban-korban luka pada peperangan umat Islam melawan kaum musyrikin. Maka camp yang didirikan oleh Rofayda al-Aslamiyah tersebut – dengan kesederhanaannya – tercatat kemudian sebagai rumah sakit pertama dalam Islam bahkan dalam sejarah dunia. 

Meskipun ada sebahagian ahli sejarah yang mengatakan bahwa rumah sakit parmanen dan lengkap pertama dalam sejarah Islam adalah yang didirikan oleh Khalifah Umawiyah al-Walid bin Abdel Malik tahun 88 H/667 M, tetapi yang tidak terbantahkan adalah Rofayda al-Aslamiyah merupakan perawat pertama dikenal dalam sejarah Islam.




Meskipun ada sebahagian ahli sejarah yang mengatakan bahwa rumah sakit parmanen dan lengkap pertama dalam sejarah Islam adalah yang didirikan oleh Khalifah Umawiyah al-Walid bin Abdel Malik tahun 88 H/667 M, tetapi yang tidak terbantahkan adalah Rofayda al-Aslamiyah merupakan perawat pertama dikenal dalam sejarah Islam.

Rofayda al-Aslamiyah populer ketika salah seorang sahabat nabi bernama Sa’ad bin Mu’az terluka kena panah pada pertempuran Khandaq, maka nabi bersabda: “Rujuklah dia ke camp Rafidah yang ada disamping masjid agar aku bisa menjenguknya nanti”. Dan sebagai penghargaan dari rasulullah Muhammad SAW kepada Rofayda al-Aslamiyah ra. atas kontribusinya dalam mengobati korban-korban luka di medan peperangan dan pengabdiannya pada kaum muslimin, maka nabi SAW menganugerahinya gelar sebagai prajurit pejuang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Salam!