Senin, Juli 29, 2013

GADIS BUGIS BAJU BODO WARNA & SIMBOL:


Filosofis Baju Bodo Bagi Bangsa Bugis
By: Sandi Alfath Sfc
Oscal Lawalata menyebutkan bahwa baju bodo dalam masyarakat Sulawesi Selatan adalah salah satu busana etnik tertua di dunia, dan dunia international belum mengetahuinya. Tapi tahukah anda warna dan aturan pakai baju bodo? Berikut ini penulis menyingkap rahasia baju bodo dalam masyarakat Bugis – Makassar, warna dan filosofinya, sebagai berikut:

Sabtu, Juli 27, 2013

FITNAH MEMBAWA PETAKA BESAR LA SO’NI RAJA SIDENRENG KE-12:



Kisah Tragis Sang Patriot Sidenreng La So’ni Karaeng Massepe

Penulis: Pemerhati Sejarah & Budaya Sidrap

Setelah La So'ni karaeng Massepe dan La Tenri Tatta Arung Palakka berhasil mengalahkan Gowa dalam peperangan, maka kedekatan kedua bangsawan ini tak terpisahkan, namun rasa iri anggota HADAT BONE meretakkan hubungan baik itu dengan berusaha menyingkirkan La So'ni dari sisi La Tenri Tatta Arung Palakka dengan cara menyebarkan fitnah bahwa La So'ni telah berselingkuh dengan salah seorang istri La Tenri Tatta yang bernama I Sarampa.

Jumat, Juli 19, 2013

LAILATUL QADR TAHUN INI JATUH PADA MALAM SELASA 29 RAMADHAN 1434 H. (06/08/2013) :


Al-Quran Diturunkan Pada Malam Lilatul Qadr
Oleh: Med HATTA
Allah Berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١)  وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (٢)  لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (٣)  تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (٤)  سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (٥)
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam al-Qadr; dan tahukah kamu apakah malam al-Qadr itu?; malam al-Qadr itu lebih baik daripada seribu bulan; pada malam itu turun para malaikat dan al-Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan; Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar" (QS: 097: 1-5).
Malam Al-Qadr Malam Al-Quran:

Kamis, Juli 18, 2013

SEJARAH DINASTI ADDATUANG SIDENRENG RAPPANG – AJATAPPARENG:



Raja-Raja Kerajaan Sidenreng Sepanjang Masa


Penulis: Pemerhati Sejarah & Budaya Sidrap
Kerajaan (Addatuang) Sidenreng – Ajatappareng yang dirintis oleh La Mallibureng dan ketujuh orang saudaranya yang awalnya datang “sidenreng-denreng”(berjalan beriringan) membuka wanua pertama di Ajatappareng (Teteaji: sekarang), telah mengalami pasang surut dalam mengarungi sejarah yang cukup panjang semenjak sekitar empat abad lalu hingga hingga sekarang. Sepanjang perjalanan itu, addatuang Sidenreng – Ajatappareng yang dikenal heroic telah mencatat 24 penguasa addatuang secara turun-temurun hingga kini, di antaranya 20 orang raja dan 4 orang ratu. Semuanya penulis uraikan secara berurut di bawah ini berdasarkan klasifikasi dua dinasti besar; Addaowang dan Addatuang, sebagai berikut:

Rabu, Juli 17, 2013

MED HATTA | CURRICULUM VITAE :

IDENTITAS DIRI (ID) 
  • Nama: Muhammad Hatta Abdul Fattah
  • Panggilan: Med HATTA
  • Tempat/Tanggal Lahir: Teteaji - Sulsel, 04 Januari 1971
  • Orang Tua: Abdul Fattah dan I Sukahati
  • Keluarga: Arita Agustina (isteri)
  • Pekerjaan: Dosen

Selasa, Juli 16, 2013

KOLEKSI TERBAIK MY BUKU KUNING GLOBAL COMMUNITY

Buku-Buku Bestseller Dari My Buku Kuning
Pemasaran: HannoutyCom Shop
Katalog

KEAJAIBAN ANGKA DALAM ALQURAN :

Senin, Juli 15, 2013

TETEAJI TANAH TUA CIKAL BAKAL SIDENRENG RAPPANG:



Menelusuri Jejak Wanua Tua di Sidenreng


Sidenreng Rappang atau lebih populer disingkat SIDRAP, sebelum menjadi Kabupaten, telah melewati sejarah panjang sebagai kerajaan Bugis yang cukup disegani di Sulawesi-Selatan sejak abad XIV. Jalur kekerabatan Kerajaan Sidenreng berhubungan kental dengan seluruh Kerajaan Federasi Lima Ajatappareng yang meliputi Kerajaan Mallusetasi [Pare-Pare], Kerajaan Sawitto [Pinrang], Kerajaan Barru, Kerajaan Enrekang, kemudian menjalin hubungan politik melalui perkawinan dengan Kerajaan Wajo, Luwu, Bone, Gowa dan Soppeng.

Senin, Juli 08, 2013

SOSIOLOGI RUKYATUL HILAL DALAM IBADAH PUASA UMAT ISLAM:



Asli Puasa Ramadhan Rukyatul Hilal

Oleh: Med HATTA

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات، وبعد!
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُقال تعالى:
(Maka barang siapa di antara kamu melihat bulan maka berpuasalah)

Rukyat atau Hisab?

Pada masa awal Islam, para "ahlu as-sabiquunal awwalun" (pendahulu) tidak  ada permasalahan mencolok mengenai awal dan berakhirnya bulan suci Ramadhan, mereka cukup konsukuen kepada ayat al-Qurn: "Maka barang siapa di antara kamu melihat bulan maka berpuasalah" (QS: 02: 185). 

Minggu, Juli 07, 2013

MENGIDENTIFIKASI 7 BUMI KEMBAR DALAM PERSPEKTIF SAINS AL-QURAN

NASA Menemukan Dua Lagi Planet Baru Identik dengan Sifat Fisik Bumi Kita
Oleh: Med HATTA

Allah SWT berfirman:
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الأرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الأمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا (١٢)
Artinya:" Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu." (QS: 65:12)