My Buku Kuning Center

Monday, June 01, 2015

MELURUSKAN PEMIKIRAN HARUN NASUTION :


Dr. EPW Menggugat Harun Nasution
Oleh: Med HATTA

SEDIKIT sekali ilmuan dan akademisi dari Perguruan Tinggi Islam Indonesia yang secara terbuka, ilmiah, dan sistematis mengkritisi pemikiran Prof. Dr. Harun Nasution – sosok yang oleh banyak orang dianggap sebagai pelopor pembaruan studi Islam di Indonesia, bahkan sebagian sudah mengkultuskan Prof. Harun dan tidak menyoal berbagai pemikirannya. Dari sedikit orang yang kritis itulah, nama Dr. Eka Putra Wirman (EPW) terbilang sangat menonjol. Tidak tanggung-tanggung, jebolan Universitas Al Karaouiyinne – Maroko dan Dosen Teologi Islam IAIN Imam Bonjol Sumatera Barat ini telah menulis sejumlah artikel, makalah, dan buku ilmiah yang “mengupas” dan meluruskan pemikiran Harun Nasution.  


Wednesday, May 20, 2015

PPMI SHOHWATUL IS'AD :

Profil PPMI Shohwatul Is'ad
 




Pendahuluan

Pembina dan Dewan Pakar PPMI-SI
Pesantren Moder Islam (PPMI) Shohwatul Is'ad adalah salah satu wadah pendidikan Islam yang menggabungkan ilmu-ilmu ke-Islaman dengan ilmu-ilmu umum dalam rangka mencetak generasi Islam yang kokoh dan tanggap terhadap perubahan zaman.



Visi Pesantren

Terwujudnya insan ulul albab (yang memiliki keseimbangan spiritual, intelektual dan moral) yang berkomitmen kepada kemajuan umat.


Tuesday, May 05, 2015

PT DDI DAN TANTANGAN GLOBALISASI :


ORASI ILMIAH DAN KULIAH UMUM

Oleh: Rusdy Ambo Dalle

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد!

قال الله تعالى: "قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لاَ يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الألْبَابِ"


Artinya: “Katakanlah! Apakah sama orang-orang yang berpendidikan dengan orang-orang yang tidak berpendidikan? Sesungguhnya orang yang cerdas hanyalah mereka yang mempunyai hati yang cemerlang”. (QS. Azzumar: 9)

Saudiri Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) yang saya hormati, Ketua Yayasan  Al Asyariah Mandar yang saya hormati, Bupati Polewali Mandar yang saya hormati, Koordinator Kepertis Wilayah VIII Sulawesi dan Papua yang saya hormati, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang saya hormati, hadirin yang saya muliakan, serta para mahasiswa UNASMAN yang saya cintai.

Pertama, perkenankan saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan kuliah umum dan orasi ilmiah pada acara wisuda sarjana Universitas Al Asyariah Mandar tahun ini.

Bagi saya UNASMAN ini masih merupakan satu tubuh yang tidak terpisahkan dari DDI, dan roh DDI masih kuat bersemayam di dalam tubuh kampus ini. Hanya saja mungkin karena arus globalisasi dan dapak dari pemakaran daerah serta kondisi lain sehingga nama DDI tidak lagi terpasang di belakang nama kampus. Dan itu adalah pilihan yang tidak bisa dihindarkan. Bagaimana pun, menurut saya nama DDI dipasang atau tidak dipasang di sebuah lembaga pendidikan bukanlah suatu masalah, tetapi yang paling penting adalah nilai-nilai ke-DDI-an tertanam mewarnai segala aktifitas lembaga itu.
 

 

Saturday, May 02, 2015

DAFTAR PT DDI SE-INDONESIA 2015-2016 :


DAFTAR PERGURUAN TINGGI DA’WAH WAL IRSYAD

(PT DDI) SE-INDONESIA


By: My Buku Kuning Center
 


Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI): didirikan oleh Anregurutta KH. Abdurrahman Ambo Dalle di Mangkoso Soppeng Riaja Kabupaten Barru pada hari Rabu tanggal 20 Zulqaidah 1357 H., bertepatan dengan tanggal 11 Januari 1938 M. awalnya bernama Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) Mangkoso yang selanjutnya berintegrasi menjadi Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI) pada hari Jumat tanggal 16 Rabi’ Awwal 1366 H., bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1947 M. di Watang Soppeng Kabupaten Soppeng atas kesepakatan Tudang Sipulung Alim-Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah se-Sulawesi untuk jangka waktu yang tidak terbatas.




Masjid Pesantren DDI Mangkoso
DDI lahir sebagai sebuah jawaban terhadap upaya pembumian nilai keislaman di tengah masyarakat di pelbagai bidang dengan mengusung kepemimpinan ulama yang mengutamakan kemaslahatan umat dengan berbasis keikhlasan di setiap aktivitasnya. Misi utamanya adalah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang diridhai Allah SWT dengan membina individu muslim yang memiliki kesalehan sosial yang mengutamakan kemaslahatan umat dan didasari oleh keikhlasan dalam mengabdi dan mengamalkan usahanya.



Pesantren DDI Mangkoso
Oleh karena itu, untuk mewujudkan tujuan dan misi mulia ini DDI menitik beratkan perjuangannya pada pembangunan pesantren unggulan sebagai media pengabdian dan usaha sosial kemasyarakatan. Kini DDI telah memiliki 61 pesantren, 19 Perguruan Tinggi, 95 Madrasah Aliyah/sederajat, 181 Madrasah Tsanawiyah/sederajat, 206 Madrasah Ibtidaiyah/sederajat, dan sekitar 200 Madrasah PAUD/RA/TK, serta Madrasah Diniyah lainnya, yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia, sebagaimana disebutkan berikut :

Friday, May 01, 2015

DAFTAR MA/SMA/SMK DDI SE-INDONESIA :


DAFTAR MADRASAH ALIYAH DARUD DA’WAH WAL-IRSYAD

(MA/SMA/SMK DDI) SE-INDONESIA

By: My Buku Kuning Center



Darud Dakwah wal-Irsyad (DDI) dikenal di sulawesi sejak zaman Gurutta AG. KH. Abdurahman Ambo Dalle (1900-1996) di Mangkoso Soppeng Riaja Kab. Barru Sulawesi Selatan. Cikal-bakalnya bermula dari Gurutta Ambo Dalle membuka sebuah Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) pada hari Rabu tanggal 29 Syawwal 1357 H., bertepatan dengan tanggal 21 Desember 1938 M., dan menjadikannya pusat pendidikan di Sulawesi. Semenjak Madrasah baru itu di buka maka para santri pun berdatangan dari berbagai daerah di tanah air untuk menuntut ilmu agama, bahkan beberapa di antaranya datang dari negeri jiran Malaysia.


Namun, melihat situasi dunia dan masyarakat Islam khususnya di Sulawesi (yang terpuruk dan tertinggal), maka Gurutta Ambo Dalle dan saudara-saudaranya para Ulama Alhlussunnah wal-Jamaah di Sulawesi Selatan merasa resah dan menginisiasi sebuah pertemuan puncak di Watang Soppeng Kabupaten Soppeng, yang merekomendasikan sebuah gerakan pendidikan dan da’wah yang lebih luas, dibawah kepemimpinan Gurutta Ambo Dalle. Maka lahirlah Ormas DDI pada hari Jumat tanggal 16 Rabi’ Awwal 1366 H., bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1947 M. Serta MAI Mangkoso pun saat itu juga resmi terintegrasi ke dalam DDI.   



Wednesday, April 29, 2015

DAFTAR MTs/SMP DDI SE-INDONESIA 2015-2016:


DAFTAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DARUD DA’WAH WAL IRSYAD
(MTs/SMP DDI) SE-INDONESIA
By: My Buku Kuning Center

Darud Dakwah wal-Irsyad (DDI) dikenal di sulawesi sejak zaman Gurutta AG. KH. Abdurahman Ambo Dalle (1900-1996) di Mangkoso Soppeng Riaja Kab. Barru Sulawesi Selatan. Cikal-bakalnya bermula dari Gurutta Ambo Dalle membuka sebuah Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) pada hari Rabu tanggal 29 Syawwal 1357 H., bertepatan dengan tanggal 21 Desember 1938 M., dan menjadikannya pusat pendidikan di Sulawesi. Semenjak Madrasah baru itu di buka maka para santri berdatangan dari berbagai daerah di tanah air untuk menuntut ilmu agama, bahkan beberapa di antaranya datang dari negeri jiran Malaysia

 Namun, melihat situasi dunia dan masyarakat Islam khususnya di Sulawesi (yang terpuruk dan tertinggal), maka Gurutta Ambo Dalle dan saudara-saudaranya para Ulama Alhlussunnah wal-Jamaah di Sulawesi Selatan merasa resah dan menginisiasi sebuah pertemuan puncak di Watang Soppeng Kabupaten Soppeng, yang merekomendasikan sebuah gerakan pendidikan dan da’wah yang lebih luas, dibawah kepemimpinan Gurutta Ambo Dalle. Maka lahirlah Ormas DDI pada hari Jumat tanggal 16 Rabi’ Awwal 1366 H., bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1947 M. Serta MAI Mangkoso pun saat itu juga resmi terintegrasi ke dalam DDI.



Tuesday, April 21, 2015

DAFTAR PONDOK PESANTREN DARUD DA’WAH WAL IRSYAD (PP DDI) SE-INDONESIA:


MABDA DDI “PESANTREN”

By: My Buku Kuning Center



Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI): didirikan oleh Anregurutta KH. Abdurrahman Ambo Dalle di Mangkoso Soppeng Riaja Kabupaten Barru pada hari Rabu tanggal 20 Zulqaidah 1357 H., bertepatan dengan tanggal 11 Januari 1938 M. awalnya bernama Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) Mangkoso yang selanjutnya berintegrasi menjadi Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI) pada hari Jumat tanggal 16 Rabi’ Awwal 1366 H., bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1947 M. di Watang Soppeng Kabupaten Soppeng atas kesepakatan Tudang Sipulung Alim-Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah se-Sulawesi untuk jangka waktu yang tidak terbatas.


Masjid Pesantren DDI Mangkoso

DDI lahir sebagai sebuah jawaban terhadap upaya pembumian nilai keislaman di tengah masyarakat di pelbagai bidang dengan mengusung kepemimpinan ulama yang mengutamakan kemaslahatan umat dengan berbasis keikhlasan di setiap aktivitasnya. Misi utamanya adalah untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur yang diridhai Allah SWT dengan membina individu muslim yang memiliki kesalehan sosial yang mengutamakan kemaslahatan umat dan didasari oleh keikhlasan dalam mengabdi dan mengamalkan usahanya.

Pesantren DDI Mangkoso

Oleh karena itu, untuk mewujudkan tujuan dan misi mulia ini DDI menitik beratkan perjuangannya pada pembangunan pesantren unggulan sebagai media pengabdian dan usaha sosial kemasyarakatan. Kini DDI telah memiliki 61 pesantren yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia, sebagaimana disebutkan berikut :


DAFTAR PONDOK PESANTREN (PP) DDI SE-INDONESIA 2015-2016
(Nama – Alamat – Pendiri – Pimpinan):   

Tuesday, March 31, 2015

DAFTAR MI/SD DDI SE-INDONESIA :


DAFTAR MADRASAH IBTIDAIYAH DARUD DA’WAH WAL IRSYAD

(MI/SD DDI) SE-INDONESIA

By: My Buku Kuning Center


Darud Dakwah wal-Irsyad (DDI) dikenal di sulawesi sejak zaman Gurutta AG. KH. Abdurahman Ambo Dalle (1900-1996) di Mangkoso Soppeng Riaja Kab. Barru Sulawesi Selatan. Cikal-bakalnya bermula dari Gurutta Ambo Dalle membuka sebuah Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) pada hari Rabu tanggal 29 Syawwal 1357 H., bertepatan dengan tanggal 21 Desember 1938 M., dan menjadikannya pusat pendidikan di Sulawesi. Semenjak Madrasah baru itu di buka maka para santri pun berdatangan dari berbagai daerah di tanah air untuk menuntut ilmu agama, bahkan beberapa di antaranya datang dari negeri jiran Malaysia.

Namun, melihat situasi dunia dan masyarakat Islam khususnya di Sulawesi (yang terpuruk dan tertinggal), maka Gurutta Ambo Dalle dan saudara-saudaranya para Ulama Alhlussunnah wal-Jamaah di Sulawesi Selatan merasa resah dan menginisiasi sebuah pertemuan puncak di Watang Soppeng Kabupaten Soppeng, yang merekomendasikan sebuah gerakan pendidikan dan da’wah yang lebih luas, dibawah kepemimpinan Gurutta Ambo Dalle. Maka lahirlah Ormas DDI pada hari Jumat tanggal 16 Rabi’ Awwal 1366 H., bertepatan dengan tanggal 7 Februari 1947 M. Serta MAI Mangkoso pun saat itu juga resmi terintegrasi ke dalam DDI.



Saturday, February 28, 2015

PERTEMUAN PUNCAK ANTAR PIMPINAN DDI DI BINTARO (DDI BERSATU):

SAMBUTAN PENGANTAR PERTEMUAN TOKOH DDI
Bintaro, 9 Jumadil Awal 1436 H/ 28 Februari 2015 M
Oleh: Drs. H. Helmi Ali Yafie



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, dengan rahmat Allah SWT, maka kita dapat menyelenggarakan pertemuan pada hari ini, Sabtu, 28 Februari 2015, di tempat ini, di kediaman Gurutta Prof. KH. Ali Yafie, di Kompleks Menteng Residence, Bintaro Jaya Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang. Pertemuan ini sangat penting artinya bagi Darud Dakwah wal-Irsyad (DDI) ke depan. Ini bisa menjadi titik-balik bagi kemajuan dan kejayaan kembali DDI, seperti yang diharapkan oleh banyak orang, tokoh, kader, santri dan warga DDI. Tetapi, ini juga bisa menjadi titik berhenti sejenak di tepi jurang yang menganga lebar yang siap menelan DDI, terlebih jika pertemuan ini tidak didasari oleh dada yang lapang, pikiran dan hati yang jernih, yang memungkinkan adanya kemauan untuk saling menerima dan memberi. Saya minta maaf menggunakan kata-kata ini, karena mungkin kedengaran terlalu 'menderamatis', tetapi saya tidak bisa menggunakan kata lain untuk menggambarkan suasana hati saya pada saat ini. Bagi saya, ini adalah titik krusial.  

歓迎 | Bienvenue | 환영 | Welcome | أهلا وسهلا | добро пожаловать | Bonvenon | 歡迎

{} Thanks For Visiting {}
{} شكرا للزيارة {}
{} Trims Tamu Budiman {}


MyBukuKuning Global Group


KLIK GAMBAR!
Super-Bee
Pop up my Cbox
Optimize for higher ranking FREE – DIY Meta Tags! Brought to you by ineedhits!
Website Traffic

flagcounter

Free counters!

ADVERTISING BUSINESS

My AliExpress



PENGOBATAN LANGSUNG DENGAN HERBAL ALAMI | KLIK FOTO


PENGOBATAN LANGSUNG DENGAN HERBAL ALAMI GEMPUR..! 75 Penyakit Dengan Kulit Manggis (Xamthone)

My Buku Kuning Global FB

Top 10 My Buku Kuning (30 Hari Terakhir):

BOOK FAIR ONLINE 2013

Book Fair Online

Google+ Badge

KARYA TERAKHIR PENULIS

KARYA TERAKHIR PENULIS
@ Keajaiban Angka dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, Agustus 2010, ISBN: 978-979-1234-77-1 (BESTSELLER)
@ Mukjizat Pengobatan Herbal dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, 2011, ISBN: 978-979-1234-78-8

Islamic Finder




Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year

My Buku Kuning Search

Loading