My Buku Kuning Center : HAKIKAT MEKANIKA FLUIDA AL-QURAN II (OMBAK DI ATAS OMBAK DAN DI ATASNYA AWAN):

Saturday, December 01, 2012

HAKIKAT MEKANIKA FLUIDA AL-QURAN II (OMBAK DI ATAS OMBAK DAN DI ATASNYA AWAN):

Serial Tafsir Al-Quran Lauhul Mahfudz (11)
(Memberkati Bumi V-a).
 ظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ
(Gelap Gulita Pada Kedalaman Lautan Diliputi Ombak Yang Di Atasnya Ombak)
Oleh: Med HATTA
Mukaddimah:
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات، وبعد!
Ombak Di Atas Ombak:
Sambungan dari seri sebelumnya tentang Mekanika Fluida Al-Al-Quran: Menyelam di dalam air dan mengetahui rahasia kedalaman samudera adalah merupakan hasrat manusia semenjak keberadaannya di atas permukaan bumi, akan tetapi manusia secara tabiat tidak memungkinkannya untuk menyelam lebih jauh pada kedalaman beberapa meter tertentu, disebabkan oleh tegangan sangat kuat  yang timbul dari massa di atas permukaan laut. 

Namun belakangan setelah manusia menemukan alat penyelam, mereka pun dapat menjangkau kedalaman laut lebih jauh mencapai ratusan bahkan ribuan meter, dari sejak itulah mulai ditemukan sebuah alam yang berdiri sendiri berada pada kedalaman samudera, tetapi yang terpenting dari semua itu adalah ditemukannya ombak raksasa pada kedalaman dasar lautan, yang jauh lebih dahsyat dari pada ombak-ombak yang dikenal di atas permukaan laut. 

Seperti yang kita saksikan ombak tindih menindih di atas permukaan laut, demikian juga ombak-ombak di bawah dasar laut, dan ombak-ombak inilah yang diisyaratkan al-Quran dalam, surah an-Nur: 40.
Allah berfirman:
أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ (٤٠)
Artinya: “atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan, gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS: 24: 4o).
Dari ayat kajian ini, al-Quran memberikan perumpamaan yang sangat sempurna, yaitu Allah SWT mengibaratkan bagi orang kafir yang tidak mendapatkan hidayah seperti orang yang hidup dalam ombak di bawah kedalaman laut, terombang ambing di dalam kegelapan dan tegangan. Maka Allah menyerupakan kesesatan dengan kegelapan tersebut dan menceritakan tentang ombak pada kedalaman lautan: “gelap gulita di lautan yang dalam”. 

Hakikat sains ini tidak diungkapkan oleh budayawaan abad ini, tetapi telah dikabarkan oleh nabi Muhammad SAW dari jaman penyembahan patung dan berhala, dimana pada masa itu sains kecuali hanya legenda saja, namun kemukjizatan al-Quran mampu memberikan informasi yang sangat jauh kepada segala masa, karena ia adalah kitab Allah yang Maha mengetahui.
Gelap Gulita Yang Tindih-Bertindih:
Allah berfirman:
مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ
Artinya: “di atasnya awan, gelap gulita yang tindih-bertindih”.
Anda apabila mengamati bola bumi dari luar angkasa, pasti akan nampak lautan diselimuti oleh awan yang sangat tebal, seperti yang disaksikan lewat foto satelit angkasa luar. Awan tebal tersebut menutupi sebagian besar dari sinar matahari, dan sisanya dalam kualitas kecil yang menembus ombak-ombak pada permukaan lautan, dan setelah mencapai sekitar 1000 meter ke dalam maka menghilah cahaya secara total pada ombak di bawah kedalaman laut: “gelap gulita yang tindih-bertindih”. 
,,,,,,,,,, BERSAMBUNG ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Bersambung: KLIK DI SINI dan baca selanjutnya-- > 
Materi Sebelumnya:
  1.  Menjadikan Dinding pemisah Di Antara Dua Samudera (Mekanika Fluida Al-Quran)
  2. Menjadikan Jalan-Jalan Di Muka Bumi Sebagai Sarana Mobilitas dan Petunjuk
  3. Menjadikan Sungai-Sungai Di Celah-celah Bumi
  4. Menjadikan Bumi Tempat Hunian Yang Ideal Dengan Gravitasi Terukur
  5. Menjadikan Bumi Sebagai Hamparan Hakikat Geoscience Al-Quran
  6. Memberkati Bumi Dengan Sarana Kenyamanan
  7. Empat Masa Meletakkan Gunung-Gunung; Memberkati Bumi dan Menfasilitasinya
  8. Dua Masa Menciptakan Bumi dan Empat Masa Menfasilitasinya Layak Huni
  9. Proses Penciptaan Langit dan Bumi Dalam Enam Masa
  10. Tafsir Al-Quran Berdasarkan Periode Penciptaan Alam (Pengantar)
Materi Yang Berhubungan:
Karya Terakhir Penulis:
Beli: Di Sini!
Post a Comment

歓迎 | Bienvenue | 환영 | Welcome | أهلا وسهلا | добро пожаловать | Bonvenon | 歡迎

{} Thanks For Visiting {}
{} شكرا للزيارة {}
{} Trims Tamu Budiman {}


MyBukuKuning Global Group


KLIK GAMBAR!
Super-Bee
Pop up my Cbox
Optimize for higher ranking FREE – DIY Meta Tags! Brought to you by ineedhits!
Website Traffic

flagcounter

Free counters!

ADVERTISING BUSINESS

My AliExpress



I K L A N | KLIK FOTO


OWNER INFO PENERIMAAN SANTRI BARU

My Buku Kuning Global FB

BOOK FAIR ONLINE 2013

Book Fair Online

KARYA TERAKHIR PENULIS

KARYA TERAKHIR PENULIS
@ Keajaiban Angka dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, Agustus 2010, ISBN: 978-979-1234-77-1 (BESTSELLER)
@ Mukjizat Pengobatan Herbal dalam al-Qur'an, Mirqat Publishing, Cetakan I, 2011, ISBN: 978-979-1234-78-8

Islamic Finder




Date Conversion
Gregorian to Hijri Hijri to Gregorian
Day: Month: Year

Google+ Badge

My Buku Kuning Search

Loading